Suara.com - Dewi Perssik (Depe) sudah mau berdamai dengan sang keponakan, Rossa Meldianti alias Meldi. Bahkan Depe sengaja mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat (5/7/2019) untuk mengajukan mediasi.
Meski Dewi Perssik sudah berusaha mengajukan permohonan damai, tetapi Rosa Meldianti ingin mengajukan persyaratan damai. Di mana pihak Meldi meminta saudara-saudara kandung Depe hadir di Jakarta guna menyampaikan permohonan maaf.
"Ya nanti kita lihat. Kita kan mau mengajukan syarat-syarat kedamaian itu," ujar pengacara Rosa Meldianti, Rudi Kabunang saat dihubungi pada Jumat (5/7/2019).
"(Syaratnya) semua saudara kandung dari ibunya Meldi itu harus hadir di Jakarta. Dan adik-adiknya itu harus minta maaf lah sama Meldi itu. Karena kan ibunya Meldi itu kakak tertua dari mereka," jelasnya.
Pihak Meldi kembali menyebut apabila kisruh tak hanya dengan Depe saja, melainkan dengan saudara-saudara kandung Dewi Perssik.
"Karena permasalahan ini bukan pada Medi dan Depe saja, tapi kepada seluruh saudara kandung dari Depe itu, yang berempat itu yang bermasalah," jelasnya.
Sebelumnya, Dewi Perssik memang ingin mencabut laporannya atas Rosa Meldianti lantaran permintaan orangtuanya. Namun sayang, laporan yang keburu dibuat tidak dengan mudah untuk dicabut karena ada proses yang mesti diikuti.
"Saya pribadi datang ke sini atas amanah kedua orangtua saya. Bukan amanah orang lain, Bang Sandy (Sandy Arifin, pengacara), atau siapa. Bahwasanya saya mencoba meminta kepada pihak penyidik untuk mediasi. Segala sesuatunya amanah dari orangtua," kata Dewi Perssik.
Baca Juga: Santai Ditetapkan Tersangka, Dewi Perssik: Bagi Saya Ini Masalah Kecil!
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali, Saat Diam-diam Kuliah S1 Psikologi di Jakarta
-
Kuliah S1 Psikologi, Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali
-
Demi Kurban, Dewi Perssik Rela Sewa Private Jet dari Kalimantan ke Jakarta!
-
Kurban 12 Sapi di Idul Adha, Dewi Perssik Dapat Bonus 2 Kambing Gratis
-
Usai Bikin Dewi Perssik Marah, Aldi Taher Akui Salah dan Minta Maaf
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai