Suara.com - Aktris dan penyanyi cantik Maudy Ayunda segera bertolak ke California, Amerika Serikat pada pekan ini untuk menempuh pendidikan S2.
Jalani hidup tahunan di negeri orang, perempuan usia 24 tahun itu mengaku tak akan tinggalkan benda kesayangan.
"Iya, ada banget (yang harus dibawa). Jadi sebenernya aku banyak diledekin temen-temen aku gitu karena kayak 'ngapain bawa itu, bisa dibeli di sana'. Tapi aku bawa guling," kata Maudy Ayunda saat ditemui di Studio Palem Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).
Keputusan Maudy Ayunda membawa guling belajar dari pengalaman tinggal di Inggris tahun lalu.
"Waktu aku di Inggris pun itu nggak ada orang pakai guling gitu loh. Sementara aku nggak bisa tidur pakai guling, beneran," ujar Maudy Ayunda.
Meski diakuinya di AS juga ada benda serupa, Maudy tetap bersikeras membawa guling kesayangannya. Baginya, esensi guling di sana diyakininya berbeda dan kurang nyaman.
"Di Amerika pun kata temen aku sih ada kayak yang namanya apa ya, body pillow tapi aku nggak percaya aja bahwa esensinya tuh akan sama kayakguling di Indonesia," ujar Maudy Ayunda.
Selain guling, pelantun si Perahu Kertas ini juga akan membawa rice cooker mini. Benda satu ini juga diboyong ketika tinggal di London.
Baca Juga: Maudy Ayunda Gelar Konser Mini Perpisahan
"Selalu bisa dipercaya karena waktu masak tuh cuma 10 sampai 15 menit," kata Maudy Ayunda.
Tag
Berita Terkait
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Proses Kreatif Maudy Ayunda di Balik Soundtrack Film Para Perasuk
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Tasya Kamila Dihujat Usai Pamer Laporan Pengabdian, Siapa Saja Artis Penerima LPDP?
-
Musikal Perahu Kertas Rilis Versi Baru OST Dua Manusia dan Langit Amat Indah
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Dokter Piprim Kecam Billboard Promosi Film Aku Harus Mati, Dinilai Berbahaya Bagi Mental Anak
-
Niko Al Hakim Ungkit Penelantaran Kucing di 2024, Pihak yang Rescue Bela Rachel Vennya
-
Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian
-
Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus
-
Tidak Direstui Fans! Siapa Elias Ronnenfelt? Pria yang Dirumorkan Dekat dengan Jenna Ortega
-
Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Jejak Kebenaran di Meja Autopsi
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok
-
Klarifikasi Virgoun Soal Ambil Anak Saat Inara Terseret Kasus: Hanya Sementara Sampai Badai Reda
-
Dialog Terima Kasih Soeharto di Film Dilan ITB 1997 Picu Kontroversi
-
Sengketa Harta Rachel Vennya dan Niko Al Hakim Memanas, dari Rumah Cipete hingga BPKB Alphard