Suara.com - Leilani Hermiasih alias Frau dan Oscar si pianonya menutup senja di Balkonjazz Festival 2019 di Tuksongo, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (14/9/2019) sore. Lama tak muncul di panggung konser musik, penyanyi yang piawai memainkan piano ini ternyata tidak terlalu merindukan panggung musik.
Di tengah semakin masifnya karya musik indie yang bisa didengarkan di platform musik digital, Frau mengaku justru tenggelam dalam menyelesaikan pendidikannya. Penyanyi yang sedang menyelesaikan Disertasi Antropologi musiknya di Jerman ini ternyata tidak serta merta mengiyakan kesibukannya.
Baginya, bermusik adalah niat. Walaupun hingga akhir 2019 ini masih ada empat panggung yang didatanginya, Lani mengaku hanya untuk mengobati rindu.
"Kekosongan ini justru baik buat penggemar Frau. Menurutku karya adalah niat, saya nggak mau menghasilkan karya yang tidak terlalu niat buat penggemar, pasti hasilnya gak bagus buat mereka," terang Lani usai membawakan tujuh lagu di panggung Balkonjazz Festival 2019.
Frau yang biasa hadir sangat intim di galeri seni atau panggung kecil bersama para penggemarnya kali ini di helatan Balkonjazz 2019 menemukan keasyikan baru. Venue outdoor yang luas dan beragamnya penonton sama sekali tidak membuat Frau canggung.
"I'm Sir", "Berdiri Aku", "Berita Perjalanan", "Empat Satu" dan "Kupandang Langit" dibawakan beruntun dengan jeda-jeda interaktif bersama penonton. "Kupandang Langit" merupakan karya Koesalah Soebagyo Toer adik sastrawan ternama Pramoedya Ananta Toer. Lagu ini diciptakan Soebagyo saat mendekam di Penjara Salemba pada 1965.
Lagu ini pernah dibawakan Frau pada 2015 bersama paduan suara Dialita yang berisikan perempuan-perempuan usia lebih dari 50 tahun, penyintas korban korban tragedi 1965. Lagu yang sakral beruntaikan harapan Koesalah Soebagyo Toer yang dipenjara bersama ribuan orang lain, tanpa tahu kesalahan mereka.
Frau menutup penampilan dengan lagu hitsnya "Sepasang Kekasih" yang "Pertama Bercinta" di "Ruang Angkasa". Lagu aransemen ulang milik Melancholic Bitch ini menggema diikuti senandung penonton yang ikut bernyanyi hingga Frau pamit turun panggung.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Bernuansa Pedesaan, Tigasisi Buka Balkonjazz Festival 2019
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Tangis Dewi Gita Pecah Ingat Panggilan Kesayangan Vidi Aldiano: Cuma Dia yang Berani
-
Janji Haji Bareng Vidi Aldiano, Yura Yunita Langsung Terbang dari Madinah Demi Hadiri Pemakaman
-
Isak Tangis Keluarga dan Sahabat Iringi Pemakaman Vidi Aldiano
-
Menertawakan Usia 30 Tahun Bersama Priska Baru Segu Lewat Pertigapuluhan
-
Usai Saksikan Napas Terakhir Vidi Aldiano, Nadin Amizah Tetap Hibur Penonton Sambil Tahan Tangis
-
Vidi Aldiano Meninggal di Malam Nuzulul Qur'an, Armand Maulana: Wajahnya Tersenyum, Ganteng Banget
-
Kilas Balik 6 Tahun Perjuangan Vidi Aldiano Lawan Kanker Sebelum Meninggal Dunia
-
Ahmad Albar Kenang Donny Fattah, Bassist God Bless yang Disiplin dan Tak Pernah Tinggalkan Salat
-
Mimi Peri Ngaku 'Gunakan' Anak di Kampung Demi Hindari HIV, Bisa Kena Pidana?
-
Sempat Doakan di Depan Ka'bah, Pesan Terakhir Yura Yunita untuk Vidi Aldiano Bikin Hati Hancur