Suara.com - Artis Arie Untung menanggapi santai terkait unggahannya di media sosial twitter yang menjadi pro kontra warganet. Bahkan beberapa hari belakangan namanya sempat menjadi trending topic di twitter.
"Saya mau ketawa itu, lucu soalnya. Karena postingan yang saya post adalah postingan komedi sebenernya," kata Arie Untung saat ditemui di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2019).
Lelaki 43 tahun ini menjelaskan tak ada maksud menjatuhkan salah satu pihak dalam unggahannya. Niatnya bapak tiga anak itu, sebenarnya hanya candaan semata. Dan sebagai pengingat kepada diri sendiri untuk bertaubat.
"Itu sudah di post oleh banyak sekali akun dan ada tulisan ketika persiapan terompet itu kita crop nggak kita masukin. Udah gitu juga seperti seolah-olah ada orang ngomong begitu, kita ngomong ke followers kita, astagfirullah sudah mau datang malaikat, kita nggak mau betaubat. Intinya begitu," jelas Arie Untung.
Arie menyadari sebagai publik figur, unggahannya tersebut menjadi sorotan warganet. Hingga akhirnya dia menghapus dan
mengkalrifikasi kesalahpahaman yang terjadi.
"Makanya ketika gue lebih baik turun aja, ya gue turun aja nggak apa-apa, karena gue pikir ini urusan receh urusan yang simple banget, tapi saya malah seneng tambah terkenal jadinya haha," tutup Arie.
Sebelumnya, nama Arie Untung menjadi populer di Twitter setelah mengomentari reporter yang melaporkan prosesi penguburan Almarhum BJ Habibie.
Dalam video itu, seorang presenter menyebut "Prosesi ini diperkirakan akan berlangsung 30 menit hingga satu jam dan akan diakhiri satu tiupan terompet sangkakala,"
Arie Untung lantas menyoroti penggunaan kata terompet sangkakala dan mengaitkannya dengan hari kiamat.
Baca Juga: Salah Komentari Reporter, Arie Untung Trending Topic di Twitter
"Astaghfirullah. Apakah ini tanda kiamat? Apakah Malaikat Israfil sudah turun? Jadi ingat aku juga masih sering salah kok, saling mendoakan. Terima kasih untuk mengingatkan kita hati kiamat yang mas, semoga karir dan rejekinya mas ini tambah lancar, Aamiin," tulis Arie Untung.
Tag
Berita Terkait
-
Modus Licik Oknum Ulama Nikahi Banyak Perempuan: Pakai Dalil Palsu hingga Hamil Kembar
-
Syekh M Al Deeb Bongkar Oknum Ulama Hobi Nikah Tiap Bulan di Hotel: Cuma Berduaan!
-
Ustaz Syam Terseret Dugaan Pelecehan, Arie Untung Ingatkan Jejak Digital
-
Kepalanya Bocor saat Umrah, Arie Untung: Mungkin Sujudnya Kurang
-
Datang ke Aceh untuk Bantu Korban Banjir, Arie Untung Disambut Kehangatan
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tahun Lalu, Ahmad Dhani Akui Nyaris Ceraikan Mulan Jameela
-
Raisa Debut Musikal, Perankan Srikandi di Pagelaran Sabang Merauke 2026
-
Bukan Cuma Hantu, Film Kamu Harus Mati Angkat Trauma dan Halusinasi yang Meneror
-
DMASIV Dikira Bubar usai Hapus Semua Postingan IG, Ternyata Siapkan Era Baru Go Internasional
-
Viral! Korban Perkosaan di Konawe Selatan Diminta Nikahi Pelaku Demi Citra Bupati
-
Isyana Sarasvati Tampil Ngedance di Album Eklektiko, Lagu BURN Jadi Andalan Baru
-
Bantah Hera eks ART, Erin Taulany Pastikan Anak-Anak Marah Fotonya Diposting
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah
-
Sahabat Sejatiku: Lagu Penyemangat di Tengah Kondisi Pasar Modal yang Tertekan