Suara.com - Grup musik ILIR 7 yang digawangi Ave, Vic, Zinc, dan Richie, angkat bicara usai lagunya yang berjudul Salah Apa Aku (Entah Apa yang Merasukimu) viral di jagat maya.
Bahkan, lirik lagu itu sempat dijadikan slogan oleh mahasiswa dalam aksi protes terhadap DPR RI terkait sejulah Rancangan Undang-Undang yang akan disahkan. Adapun tulisan yang ada di spanduk berbunyi "Entah apa yang merasukimu DPR".
Ave pun merasa bersyukur lagu bandnya viral hingga dijadikan inspirasi mahasiswa dalam aksi.
"Kita pasti seneng banget. Karena ini lagu lama. Rilisnya tahun 2018, baru viral sekarang. Kita pun nggak tahu ini viral. Beberapa minggu yang lalu banyak yang DM di Instagram. 'Ka ini lagunya lagi rame," kata Ave menanggapi hal itu di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).
Kendati begitu, disinggung kemungkinan akan ikut berdemo dengan massa dan membawakan lagu tersebut, ILIR 7 punya jawaban sendiri. "Kita demo buat lagu ajalah. Buat karya," ujar Richie.
"Kita doain yang terbaik buat semuanya," kata Vic menimpali.
Menurut Vic, lagu Salah Apa Aku (Entah Apa yang Merasukimu) memang mengangkat kisah sebuah pengkhianatan seorang kekasih. Tapi bila konteksnya dibuat berbeda, dia pun tak masalah.
"Ini saya ciptakan tahun 2017. Ini inspirasi saya disakiti sama pacar. Ini kisah nyata. Kalau kata-kata merasukimu itu saya melihat kemasukan tapi saya sambungin dengan lirik cinta. Ini kayak orang sakit hati banget padahal dia udah setia. Ini bercerita tentang itu. Intinya penghianatan," ujarnya menuturkan.
Baca Juga: Omesh Sentil Remaja Perempuan yang Hobi Bonceng Tiga di Motor
Seperti diketahui, mahasiswa dan beberapa elemen masyarakat baru saja menyerukan mosi tidak percaya terhadap anggota parlemen. Total, ada tujuh poin menjadi tuntutan massa aksi.
Di antaranya menolak RKUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan, dan RUU Ketenegakerjaan.
Lalu, massa juga mendesak pembatalan UU KPK dan UU SDA. Massa juga menuntut agar RUU PKS dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga segera disahkan.
Selain itu, demonstran juga meminta pimpinan KPK terpilih periode 2019 – 2023 dibatalkan karena dianggap bermasalah. Tak hanya itu, mereka juga mendesak agar TNI dan Polri tidak menduduki jabatan-jabatan sipil.
Tag
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel