Suara.com - Darius Sinathrya melontarkan kritikan pedas kepada Mempora Malaysia Syed Saddiq atas insiden pemukulan suporter timnas Indonesia. Menurutnya, alih-alih meredam suasana, Syed Saddiq justru membuat keadaan semakin panas.
"Menpora Malaysia saat ini seakan-akan memprovokasi. Dia nggak punya tujuan baik. Dia hanya menggunakan retorika saudara serumpun. Tidak ada minta maaf soal kejadian pelemparan flare sama penahanan suporter kita oleh keamanan Malaysia," ujar Darius Sinathrya, ditemui di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (23/11/2019).
"Harusnya itu ada minta maaf karena salah tangkap. Tapi sampai hari ini nggak ada minta maaf," kata Darius Sinathrya geram.
Suami Donna Agnesia ini juga menyesalkan terkait statement terbaru Saddiq perihal video pemukulan yang dibilang hoax.
"Bahkan kemarin dia kasih statement kalau video (pemukulan suporter Indonesia) itu hoax. Katanya kejadiannya bukan di sekitaran stadion. Lah memang nggak. Kejadiannya di Bukit Bintang," kata Darius Sinathrya.
Selanjutnya, bintang film Night Bus ini menyebut Saddiq tidak cocok menduduki posisi Menpora.
"Nggak panteslah jadi menteri olahraga. Saya pikir dia harus minta maaf. Dia sudah masuk buku hitam sejarah sepakbola. Mungkin di ASEAN, Asia bahkan dunia. Tergantung ini perkembangan sampai mana," tutur Darius Sinathrya.
"Dia jadi figur tidak baik dan bahkan terus memprovokasi. Kita disebut provokasi. Kita disuruh ngerti tapi mereka tidak mendinginkan sesuatu. Saya mencoba ini nggak melebar dan bisa selesai di dua pemerintah dan federasi," imhuhnya.
Seperti diketahui, video saat suporter timnas Indonesia dikeroyok di Bukit Bintang pada Senin (18/11/2019) tengah viral di media sosial. Kejadian itu terjadi sebelum pertandingan Indonesia vs Malaysia berlangsung.
Baca Juga: Pemerintah dan PSSI Didesak Tuntaskan Kasus Kekerasan Suporter Malaysia
Berita Terkait
-
Kisah Adik Darius Sinathrya Masuk Islam, Tersentuh Perjalanan Nabi Muhammad
-
Kena Tuding Malaysia, Akankah Erick Thohir Mendapatkan Pembelaan dari Suporter Indonesia?
-
Euforia di Qatar! Suporter Indonesia Gelar Parade Merah Putih Sambut Piala Dunia U-17
-
Review Film Getih Ireng: Obsesi Memiliki Anak yang Berujung Malapetaka!
-
Keterlaluan! Alex Pastoor Kini Serang Suporter Indonesia, Bongkar Sisi Gelap
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur