Suara.com - Publik belakangan dihebohkan oleh kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton hingga berujung pencopotan I Gusti Ngurah Ari Askhara alias Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia.
Dari situ, skandal lain para Direktur Garuda dibeberkan oleh akun Twitter @digeeembok. Salah satunya ihwal beberapa pramugari yang disebut sebagai selingkuhan para petinggi perusahan plat merah tersebut.
Nama Loren muncul dari beberapa pramugari yang disebut sebagai selir. Meski tak diungkap secara gamblang, Loren yang dimaksud adalah Cyndyana Lorens, pramugari Garuda Indonesia yang berbasis di Makassar.
Faktanya, Cyndyana Lorens adalah adik kandung artis Kriss Hatta yang baru saja divonis 5 bulan penjara dalam kasus penganiayaan. Disinggung kabar adiknya terlibat skandal Dirut Garuda, Kriss punya jawaban sendiri.
"Itu bukan kapasitas saya buat menjawab," kata Kriss Hatta usai jalani sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).
Lagipula, Kriss melanjutkan, dirinya sudah lama tak berkomunikasi dengan sang adik. Tapi apapun yang terjadi, dia akan tetap memberi dukungan buat Cyndyana Lorens.
"Dia masih sibuk kerja dengan pekerjaan dia. Supportnya sabar, tetap semangat, saya doakan," ujar Kriss Hatta.
Kriss Hatta lantas mengungkap kapan pertemuan terakhirnya dengan Cyndyana Lorens. Kala itu, dia masih ditempatkan di Rutan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Bebas Akhir Desember, Kriss Hatta Siap Balas Dendam
"Oh ya dia kan ngunjungin aku baru satu kali kemarin di Polda. Selebihnya dia belum bisa datang," kata Kriss Hatta.
Berita Terkait
-
Nasib Garuda Indonesia Ditentukan, Pegang Saham Pelita Air
-
Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg
-
GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
5 Rekomendasi Toko Sepeda Online Tepercaya di Indonesia, Koleksinya Lengkap
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Tren Rumah Makin Personal, Setiap Sudut Hunian Kini Dirancang Sesuai Gaya Hidup Penghuninya
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Pohon Besar Tiba-tiba Ambruk di Lokasi Kerusuhan Matraman, Timpa Tenda Pedagang
-
Kuasa Hukum Febrie Soroti 'Zona Abu-Abu' Kasus TPPU: Predicate Crime Belum Jelas
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat