Suara.com - Pedangdut Cita Citata mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap di rumah sebagai antisipasi pencegahan virus corona (Covid-19). Melalui Instagram dia mengungkapkan perasaannya tentang kondisi bumi.
"Dulu sempat berkhayal kapan ya Jakarta langitnya bisa cerah tanpa asap dan udara bisa segar tanpa polusi," tulis Cita Citata di Instagram.
Pelantun lagu "Goyang Dumang" ini menilai pandemi virus corona (Covid-19) merupakan jawaban Tuhan atas kondisi bumi saat ini. Dia bilang, permasalahan polusi udara di berbagai negara mulai pulih di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
"Tuhan kasih jawaban kita #dirumahaja supaya bumi bisa bernapas. Hari ini aku lihat langit di luar kelihatan warnanya, biasanya nggak keliatan (bukan karna embun) tapi karena polusi udara," ucapnya.
Namun bukan berarti Cita Citata tidak merasa khawatir dengan merebaknya virus corona (Covid-19). Dia justru sempat mengeluh dengan musibah ini. Namun di satu sisi, Cita Citata melihat adanya hal positif.
"Sempat di level nggak tahu lagi mau ngapain, bingung dan kesal. Tapi pas sadar betapa banyak banget hikmah dari serangan Virus Covid-19 ini," ucapnya.
Tak hanya berkurangnya polusi udara, hal positif lainnya yang dirasakan Cita Citata yaitu dengan giat beribadah. Terbiasa sibuk bekerja kini dia mempunyai waktu untuk keluarga dan sadar akan pentingnya kebersihan.
"Bisa ingat sama Yang di Atas (rajin ibadah), bisa mempererat hubungan keluarga yang mungkin karena saking sibuknya jadi jarang ngobrol, bisa sadar bahwa nabung itu perlu jadi pas begini kita ngga pusing dan tentu sadar akan kebersihan," jelasnya.
Baca Juga: Cantik Tanpa Makeup, Begini Gaya Cita Citata Pakai Baju Tidur di Kasur
Hal-hal positif itu yang dirasakan Cita Citata setelah ia mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap di rumah selama wabah virus corona (Covid-19).
"Teman-teman sayangi diri kalian dan sayangi sesama. Semangat ya jangan merasa bosan diam di rumah, demi kebaikan bersama," tutur Cita Citata.
Berita Terkait
-
Hoaks Cerai Bikin Khawatir, Cita Citata dan Didi Mahardika Belum Berniat Tempuh Jalur Hukum
-
Ada Apa dengan Cita Citata? Kasus Penganiayaan Mendadak Mencuat
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas