Angga juga menuliskan, karakter-karakter di film itu menyebut Jakarta dengan kata 'Jawa' untuk merepresentasikan hegemoni.
"Dalam kisah aslinya Tim Jakarta adalah lawan yang curang, begitupun dalam film, "Jakarta" adalah antagonisms. Merepresentasi kekuasaan terpusat yang merusak tatanan masyarakat Maluku lewat konflik," tulis Angga.
Sementara, Beta Maluku adalah pernyataan Glenn Fredly dalam menarasikan Indonesia Timur. "Baginya tidak ada Indonesia tanpa Maluku, Papua dan Nusa Tenggara," tulis Angga.
Menurut Angga, membawa pesan hak untuk menentukan nasib sendiri untuk orang-orang Timur yang masih termarjinalkan ke jantung kekuasaan merupakan sebuah kemenangan.
Apalagi, film tersebut ditonton oleh Presiden Jokowi di dalam Istana Negara yang menjadi simbol sentral dari sebuah negara.
"Membawa film dengan semangat dan isi SELF DETERMINATION tentang orang - orang Timur Indonesia yang sampai saat ini masih termarjinalkan masuk ke jantung kekuasaan, di mana HENA MASA WAYA berkumandang, ditonton oleh Presiden RI di dalam Istana yang menjadi simbol centrality, bagi kami adalah kemenangan yang kami simpan dalam hati," tulis dia.
Kata Angga, ini adalag bentuk yang dipercaya Glenn Fredly dalam perjuangannya. Angga Dwimas Sasongko pun menirukan perkataan Glenn Fredly kepadanya.
"Katanya (Glenn): "Kemasan boleh pop, tapi isi dan tujuan untuk kemanusiaan. Karena melalui pop, kita bisa merangkul lebih banyak orang"," tulis Angga.
Angga pun mengingat ketika penonton pemutaran Cahaya dari Timur di Istana Negara, dia dan Glenn pun berdiri di bagian belakang.
Baca Juga: Dewi Perssik Sering Disepelekan Penyanyi Lain, Tapi Tidak Glenn Fredly
"Sambil rangkulan, kami senyum-senyum sendiri dan tertawa di beberapa kesempatan terutama saat scene lagu Hena Masa Waya. Selebrasi," tulis Angga.
Angga pun menulis, "Tuntas Bung. Tuntas. Rest in POWER, Kaka sayang. Panjang umur perjuanganmu!"
Pemutaran film Cahaya dari Timur di Istana Negara dan berkumandangnya lagu Hena Masa Waya memang memiliki kesan tersendiri bagi Glenn Fredly.
Dalam tayangan Kompas TV Musika Foresta, Glenn menyanyikan lagu tersebut hanya berbekal petikan gitar di dalam Hutan Manusela. Lagu selesai. Tiba-tiba Glenn pun menangis mengisahkan pesan di balik lagu itu.
Lagu itu, kata Glenn Fredly, mengisahkan tentang cerita rakyat orang Maluku. "Lagu itu cerita tentang bagaimana manusia awal-awal itu ada," tutur Glenn sambil terisak.
Sambil sesekali mengusap air mata, Glenn mengatakan air matanya bukan karena sedih, tapi karena orang Maluku sempat tidak boleh menyanyikan lagu itu gara-gara lagu itu dicap lagu pemberontak.
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Sering Disepelekan Penyanyi Lain, Tapi Tidak Glenn Fredly
-
Duet Glenn Fredly - Dewi Perssik Sempat Ditentang Label Musik
-
Usul dari Glenn Fredly, Tompi Ungkap Makna Nama Trio Lestari
-
Manajemen Glenn Fredly Kecam Akun Palsu Baby Gewa
-
Picu Perdebatan, Ini Alasan Eks Menag Sebut Agama Glenn Fredly Kemanusiaan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Sinopsis Film Korea Omniscient Reader: The Prophecy, Penggemar Ahn Hyo Seop dan Lee Min Ho Merapat!
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme
-
Klarifikasi Okin Absen di Acara Anak Bikin Gaduh: Akui Salah, Bantah Dilarang Pacar
-
Lepeh Insanul Fahmi? Inara Rusli Kembali Singgung soal Deadline: Saya Sudah Enggak Mau!
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Ini Dia Kreator Konten yang Bongkar Bisnis Kuliner Ivan Gunawan Sepi Pembeli
-
Menolak Lupa Tradisi, Film Hari Yang Kita Tunggu Jadi Kado Manis Perayaan Imlek Nasional 2026