Suara.com - Penyanyi Tompi mengajak musisi generasi muda mengangkat budaya Indonesia untuk disematkan ke dalam lagu-lagunya.
Melalui siaran virtual "Konser 7 Ruang", Sabtu (9/5) malam, ia berpendapat saat ini musisi muda kerap terjebak dengan gaya lagu-lagu barat, seperti Amerika Serikat.
"Sering anak-anak milenial sekarang terjebak dengan musik seperti (gaya) Amerika," kata Tompi.
Namun, penyanyi yang juga seorang dokter itu tak menampik bahwa hal tersebut lumrah untuk dilakukan sebagai bentuk mencari referensi yang lebih luas tentang gaya bermusik.
"Itu bagus buat referensi, tapi jangan lupakan juga, kita punya khasanah musik yang cukup kaya," ujar Tompi.
Ia menambahkan, bumbu dan gaya Asia pun kerap dijumpai di beberapa karya dari musisi barat. Menurut dia, hal tersebut bisa dijadikan dorongan musisi Indonesia untuk berani menyematkan dan mempromosikan budayanya lewat lagu.
"Yang harus diyakini adalah suatu hal yang berbeda itu gampang diingat. Kalau kerjain musik R&B, susah buat bersaing di sana, tapi coba bawain jaipong pasti orang luar akan berpikir, 'wah apa nih'," kata personel Bali Lounge itu.
Sementara itu, Tompi tampil dalam konser virtual bertajuk "7 Ruang" pada Sabtu (9/5) malam. Ia berkolaborasi dengan Tjut Nyak Deviana dan Yongky Vincent.
Dalam konser itu, Tompi membawakan sejumlah lagu anak dengan aransemen baru, serta membawakan lagu-lagu miliknya.
Baca Juga: Tompi Sebut Glenn Fredly Adalah Panglima Perang Para Musisi
Konser yang juga menggalang donasi untuk pekerja harian dan kru terdampak Covid-19 itu akan berlanjut pada Senin (11/5) dengan penampilan dari Judika dan Ario Wahab.
Berita Terkait
-
Tompi Apresiasi Belva Devara Mundur Sebagai Stafsus Jokowi, Tapi...
-
Tompi Protes RS Swasta Tak Sediakan APD Untuk Rawat Pasien Corona
-
Usul dari Glenn Fredly, Tompi Ungkap Makna Nama Trio Lestari
-
Tompi Pegang Kepala Glenn Fredly, Muncul Video Asusila Mirip Cimoy
-
Kisah Glenn Fredly Bantu Orang Lain di Saat Sakit
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap