Suara.com - Artis peran dan YouTuber Syakir Daulay kini bermasalah dengan label yang menaunginya, ProAktif. Syakir Daulay dianggap melakukan wanprestasi dan mencemarkan nama baik label karena tidak mengakui adanya jual beli akun YouTube.
Menjawab tudingan tersebut, Syakir Daulay malah mempermasalahkan kontrak kerja. Ia baru sadar, jika dirinya dirugikan oleh kontrak tersebut selama ini.
Namun, pelantun cover Aisyah Istri Rasulullah itu tak menampik adanya tandatangan kontrak di antara keduanya.
"Saat itu Syakir lagi terdesak butuh uang dan tak ditemani siapa-siapa. Dikenalkan dia orang baik, dia bilang akan memberikan pinjaman (advance) dengan iming-iming mobil mewah hingga apartemen," ujarnya saat ditemui di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2020).
Syakir Daulay pun mengatakan ada beberapa hal janggal selama dirinya bekerja sama dengan pihak ProAktif. Dia dijanjikan harga Rp 200 juta untuk kerja sama, bukan jual beli.
Namun, saat pengiriman uang pertama sebesar Rp 150 juta dituliskan kalau itu adalah pinjaman. Sementara, ketika mereka memberikan Rp 50 juta sisanya ternyata malah tertulis pelunasan atas akun YouTube miliknya itu.
"Memang ketika diawal Rp 200 (juta) kan dan itu dia bilangnya advance. Syakir berprasangka baik, Syakir terima Rp 150 juta dulu. Nah, sebelum (cover lagu) Aisyah trending, nggak pernah ada tulisan pembelian akun youtube di transferan. Ketika dikirim Rp 50 juta sisanya setelah trending baru ada tulisan itu. Jadi sebelumnya dia tulisnya advance, pas akhir (transfer) pelunasan akun YouTube," tuturnya.
Syakir Daulay pun dituding melakukan pencemaran nama baik oleh Sugianto dari pihak ProAktif karena menyebut akun YouTubenya di-hack. Syakir Daulay dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik sejak Senin (4/5/2020). Sedangkan langkah hukum lainnya terkait wanprestasi tengah dipersiapkan.
Baca Juga: Syakir Daulay Sebut Akun YouTube-nya Diretas, Ini Fakta Sebenarnya
Syakir Daulay dianggap tak memenuhi tugasnya seperti yang tertuang dalam kontrak kerja.
Berita Terkait
-
Syekh Ahmad Al Misry Dilaporkan Kasus Pelecehan, Beasiswa Mesir Diduga Jadi Kedok Dekati Santri
-
Syekh Ahmad Al Misry Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Ini Kronologi dan Pengakuan Korban
-
Kesha Ratuliu Curhat Diusir Influencer di Depan Umum, Padahal Kenal Dekat
-
Mahalini Dikritik Sombong Usai Tolak Foto Bareng Fans, Responsnya Dinilai Bikin Kesal
-
Steven Wongso Sebut Orang Gendut Lebih Rendah dari Anjing, Rizky Febian Sampai Ikut Komentar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Syekh Ahmad Al Misry Dilaporkan Kasus Pelecehan, Beasiswa Mesir Diduga Jadi Kedok Dekati Santri
-
Boiyen Akui Nafkahi Diri Sendiri Selama Menikah, Ini Alasan Gugat Cerai
-
Tak Tutupi Kehamilan Menantu, Eva Manurung Ungkap Jenis Kelamin Calon Anak Virgoun
-
Ogah Foto Gratisan, Pinkan Mambo Todong Fans Pakai Kantong Kresek: Duitnya Mana?
-
Syekh Ahmad Al Misry Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Ini Kronologi dan Pengakuan Korban
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Lagu Erika Viral karena Lecehkan Perempuan, HMT ITB Resmi Minta Maaf dan Tarik Konten
-
GIGI Akui Ada Perbedaan Pendapat dan Gesekan, Pastikan Thomas Ramdhan Batal Hengkang
-
Bawa Anak SMP ke Rumah untuk Dicabuli, Tukang Ojek Lansia Digeruduk Warga