Suara.com - Film Korea Selatan Miracle in Cell No 7 yang dirilis pada 2013 dibuat versi Indonesia. Lewat bendera Falcon Pictures, versi baru ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo.
Di negara asalnya, film komedi mengharukan ini berada di posisi ketiga sebagai karya terlaris sepanjang masa. Sejak tayang pada Januari 2013, Miracle in Cell No 7 meraih pendapatan 81,8 juta dolar AS.
Film ini digarap oleh sutradara Lee Hwan Kyung. Sementara para pemainnya antara lain Ryu Seung-ryong, Kal So-won, dan Park Shin-hye.
Lee Yong Go, seorang lelaki berusia 40 tahun yang juga penyandang disabilitas harus menerima kenyataan pahit dirinya dijebloskan ke dalam penjara. Dia dituduh telah membunuh Ji Yeong, anak dari seorang komisaris Jenderal Kepolisian.
Ji Yeong meninggal dunia dalam perjalanan saat mengantar Lee Yong Go ke sebuah toko yang juga menjual tas Sailor Moon. Ya, sebelumnya Ji Yeong membeli tas Sailor Moon di toko yang sudah diincar oleh Lee Yong Go. Lee Yong Go berniat membelikan tas tersebut untuk anaknya, Ye Sung.
Ji Yeong meninggal akibat terpeleset. Karena memiliki keterbatasan mental, Lee Yong Go tak bisa membela diri hingga akhirnya dipenjara dan divonis hukuman mati.
Di penjara, dia ditempatkan di kamar sel nomor 7 bersama beberapa narapidana berbahaya. Lee Yong Go kemudian dieksekusi pada 23 Desember.
Usai Lee Yong Go dieksekusi keajaiban terjadi. Ye Sung, anak Lee Yong Go tumbuh menjadi gadis yang cantik. Dia juga berprofesi sebagai seorang pengacara.
Baca Juga: Bintangi Miracle in Cell No. 7, Vino G Bastian Ternyata Penggemar Drakor
Persidangan kasus Lee Yong Go pun digelar ulang. Dibantu teman-teman napi mendiang, Ye Sung berjuang mati-matian untuk membersihkan nama sang ayah.
Bagaimana akhir cerita film ini? Tonton sendiri ya di platform langganan kamu.
Tag
Berita Terkait
-
Perankan Karakter Kembar, Park Jin Hee Siap Menguras Emosi di Drakor Pearl in Red
-
3 Drama Korea Bertema Hukum yang Tayang di Awal Tahun 2026, Terbaru Honour
-
Lama Dinanti, Extraordinary Attorney Woo 2 Resmi Masuk Tahap Pra-Produksi
-
Sinopsis Study Group 2, Proyek Pertama Hwang Minhyun Setelah Wajib Militer
-
Sinopsis Take Charge of My Heart, Kisah Cinta Unik Pria dengan Jantung Buatan dan Wanita Listrik
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dewi Gita Isi Soundtrack Film Lastri: Arwah Kembang Desa Lewat Lagu Jalir Janji
-
Onadio Leonardo Didiagnosis Sindrom Peter Pan, Mental Terjebak di Usia 20 Tahun
-
Iis Dahlia Geram Netizen Ikut Campur Masalah Denada: Orang Luar Jangan Sok Tahu!
-
Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram
-
Bongkar Bukti Penelantaran 24 Tahun, Tim Hukum Ressa Anak Denada: Akta Kelahiran Atas Nama Kakek
-
Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Untar, Ibunda Tuntut Keadilan Usai 2 Tahun Bungkam
-
Kecelakaan di Perjalanan, Band Skandal Batal Manggung di Jakarta
-
Rumah Kebanjiran, Umay Shahab Terpaksa Ngungsi ke Hotel 5 Hari: Sekarang Tiap Hujan Deg-degan
-
Tim Hukum Ressa Rizky Rossano Anak Denada Semprot Irfan Hakim dan Iis Dahlia: Jangan Ikut Campur!
-
Cerita Choky Sitohang Dibentak Pejabat Arogan di Acara Lembaga Negara, Diminta Tinggalkan Lokasi