Suara.com - Berbagai cerita yang diungkap Laurens si papa angkat Syahrini membuat sosialita Junita Liesar geram.
Junita, sahabat Syahrini yang selama ini tutup mulut, akhirnya buka suara. Dia pun beberkan apa pekerjaan Laurens yang sebenarnya di Belanda.
"Jadi beliau adalah seseorang yang menurut saya sudah memfitnah @princessyahrini secara membabi buta dan sudah menjurus sebagai Pembunuhan Karakter. Beliau berprofesi sebagai tukang cat rumah orang di Belanda," tulis Junita di Instagram.
Junita pernah bertemu Laurens saat lelaki paruh baya itu berkunjung ke Indonesia bersama anaknya. Selain berjumpa dengan Syahrini, Junita menilai kedatangannya ke Indonesia memiliki maksud lain.
"Saat dia selalu ke Jakarta entah apa yang dia lakukan apakah dia bertugas sebagai "kurir" ? Untuk sahabatnya yang sekarang di dalam penjara?? Silahkan simak sampai akhir video IGTV ini," katanya.
"Betapa kebohongan besar dan rekayasa beragenda yang dia sudah susun dari 2017, dan dia keluarkan sengaja di tahun ini pasca Incess menikah dan sangat bahagia. Betapa beragendanya beliau ini, kita lihat setiap postingan IG nya, chat WA masih disimpan, foto profile Syahrini dicapture dan diposting seolah ingin membuktikan sesuatu dan menggiring opini publik!," lanjut Junita.
Dalam video IGTV yang dibagikan Junita, tampak ia emosi saat video call dengan Laurens. Ia juga menyebut Syahrini yang menanggung akomodasi Laurens dari Belanda-Indonesia.
"Kamu punya bukti, kami juga punya bukti tentang kamu. Kamu tahu berapa kali kamu bolak balik Amsterdam Jakarta? Aku tidak berpikir kamu sanggup menbayarnya, kamu tidak punya pekerjaan, bagaimana kamu membayar itu? Bahkan saat kamu ke Jakarta dengan putrimu Syahrini yang bayar," ujar Junita yang tak dibantah Laurens.
Syahrini sendiri sampai sekarang masih belum buka suara. Namun ia memberikan tanda likes di postingan Junita Liesar tersebut.
Baca Juga: 6 Fakta Junita Liesar, Sosialita yang Bela Syahrini dari Gangguan Laurens
Berita Terkait
-
Suara Syahrini Dinilai Beda Tampil di Pernikahan Kerabat, Diminta Setop Nyanyi
-
Bukan Cuma Isu! King Nassar Akui Ipar Syahrini Cocok Jadi Pasangan, Ini Alasannya
-
Dijodohkan dengan Ipar Syahrini, King Nassar Akhirnya Buka Suara Soal Perasaannya
-
Diduga Istri Baru Gubernur Aceh Mualem Masih Ada Hubungan dengan Syahrini, Siapanya?
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
-
Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus
-
DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija
-
Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028