Curhat Sushant Singh Rajput soal aksi nepotisme
Dugaan soal sabotase karier yang dilakukan bintang besar tersebut pada Sushant Singh Rajput bukan isapan jempol semata. Bintang film MS Dhoni ini sempat curhat soal nepotisme yang bisa terjadi di manapun, termasuk Bollywood.
"Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Nepotisme juga bisa hidup berdampingan, asalkan bakat seseorang dibiarkan muncul. Itu bukan masalah," ujar Sushant Singh Rajput pada 2017 dikutip dari Indian Express.
"Tapi jika bakat seseorang dibiarkan, maka struktur industri ini akan runtuh suatu hari nanti," imbuhnya.
Bukti lain mengenai perjuangan Sushant Singh dalam industri film India adalah permohonannya pada penonton. Hal itu diketahui setelah seseorang menelusuri feed Instagram sang aktor dan menemukan tulisan tersebut.
"Jika kalian tidak menontonnya, mereka akan mengusir saya dari Bollywood. Saya tidak punya ayah baptis, tapi kalian lah Dewa dan Ayah saya. Tontonlah jika kalian ingin melihat saya selamat di Bollywood," tulis Rajput dikutip dari Hindustan Times.
Ayushmann Khurrana, Prakash Raj bicara soal Nepotisme Bollywood
Dihapuskan nama Sushant Singh Rajput dari tujuh film hanya segelintir cerita kelam soal nepotisme yang terjadi di dunia entertainment India.
Ayushmann Khurrana hingga Prakash Raj bicara soal bagaimana mereka berjuang melawan ketidakadilan yang dialami selama berkarier di industri hiburan tersebut.
Baca Juga: Terkait Kematian Sushant Singh Rajput, Calon Istri Dipanggil Polisi
Sutradara Abhinav Kashyap menuduh Salman Khan menyabotase proyek filmnya. "Tajam, licik, dan menyerangku dari belakang karena bersembunyi," tulisnya dikutip dari She The People.
Nama lain yang juga disebut dari keluarga Salman Khan adalah Salim Khan (ayah), Arbaaz Khan dan Sohail Khan (adik).
"Ada banyak ikan goreng kecil lain, tapi keluarga Salman Khan adalah kepala ular berbisa," ujar sutradara film Dabangg, yang dibintangi Salman Khan dan Arbaaz Khan.
"Mereka menggunakan uang kotor, pengaruh politik dan koneksi untuk mengintimidasi siapapun," bebernya.
Lain halnya dengan Ayushmann Khurrana. Pada 2007, ia pernah bertemu dengan sutradara Karan Johar. Bilang padanya ingin jadi aktor dan minta nomor sang sutradara.
Namun saat Ayushmann menghubungi nomor itu, seseorang yang menjawabnya terus mengatakan Karan orang yang sibuk.
Sampai suatu hari ia akhirnya mendapat penolakan. "Kami hanya bekerja dengan bintang, bukan dengan anda," ujar seseorang dalam kutipan berita Hindustan Times.
Pada 2018, setelah Ayushmann menjadi artis terkenal, ia diundang ke acara Coffee with Karan yang dipandu Karan Johar. Momen itu menjadi kesempatan sang aktor bertanya soal penolakannya.
"Mereka bilang ‘kami tidak mengaudisi pendatang baru'," tanya Ayushmann Khurarana pada Karan Johar.
Karan mengatakan ia memberikan nomor yang benar. Namun seolah mengolok sang aktor, ia mengatakan, "Itu adalah sikap manisku. Dari situ aku berpikir kalau kamu memiliki potensi."
Artis pendatang baru di bawah nama besar keluarga
Beda dengan Sushant Singh dan Ayushmann Khurrana, beberapa artis pendatang baru tak perlu susah merangkak karier dari bawah. Alasannya? Mereka punya nama besar keluarga di dunia Bollywood.
Alia Bhatt misalnya, langsung mendapatkan peran utama di awal karier. Ia membintangi film Student of The Year yang disutradarai Karan Johar.
Mengulik siapa di belakang Alia Bhatt, ia merupakan anak dari Mahesh Bhatt, sutradara ternama dan sang ibu adalah aktris Soni Razdan. Keluarga itu pun nyaris semuanya berkecimpung di industri hiburan.
Ini menjadi bukti, bagaimana Karan Johar melihat "potensi" dari silsilah keluarga artis. Dibanding mencoba terlebih dulu mengaudisi Ayushmann sebelum menolak karena dia bukan siapa-siapa.
Miliki klan Kapoor juga menjadi keberuntungan Ranbir Kapoor. Silsilah keluarga dari sang kakek, dan ayahnya merupakan orang tenar di Bollywood.
Buktinya, debut pada 2007, sepupu Kareena Kapoor ini langsung masuk industri film dengan membintangi Saawariya.
Last but not least, ada Sara Ali Khan. Anak tiri Kareena Kapoor ini sudah menjadi bintang iklan sejak umur empat tahun. Film pertamanya pun, ia didapuk melakoni peran utama di judul Kedarnath bersama lawan mainnya, Sushant Singh Rajput.
Tentunya projek itu bukan film perdana Rajput, melainkan film kedelapan setelah sukses menyabet tiga penghargaan di film sebelumnya.
Perlawanan terhadap nepotisme
Aksi nepotisme dalam kancah Bollywood jelas ditentang. Salah satu yang juga menyuarakan adalah aktor Ranvir Shorey.
Ia mengatakan nepotisme harus dihapuskan. "Kesempatan itu harus diberikan untuk mereka yang memiliki bakat. Bukan koneksi,atau silsilah keluarga," tulisnya.
Dukungan terhadap perlawanan nepotisme gencar dilakukan masyarakat India. Terutama penggemar Sushant Singh Rajput yang berada di Patna.
Mereka membakar foto, poster maupun boneka Salman Khan juga Karan Johar. Keduanya diboikot lantaran diduga menjadi penghalang karier Rajput hingga menyebabkannya bunuh diri.
Berita Terkait
-
Intip Momen Sakral Pernikahan Tertutup Aamir Khan dan Gauri Spratt di Mumbai
-
Gaya John Wick di Bollywood? 'Alpha' Sajikan Visual Spionase Kelas Dunia yang Memanjakan Mata
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV
-
Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947
-
Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat
-
Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota