Suara.com - Daniel Mananta dipilih sebagai brand ambassador sebuah produk pakaian ternama. Mantan VJ MTV itu pun diburu target menyelesaikan marathon virtual yang akan digelar pada 30 Agustus 2020.
Daniel Mananta ditargetkan menyelesaikan jarak tempuh 42,19 kilometer. Meski tak mudah, lelaki 38 tahun ini menganggap tantangan tersebut dapat mengobati rasa kecewanya lantaran sejumlah event marathon dunia dibatalkan.
"Sudah daftar Tokyo Marathon, di-cancel. Berlin juga di-cancel. Tapi ternyata ada marathon di Jakarta, seneng banget. Masalahnya persiapannya hanya tujuh minggu," ujar Daniel Mananta dalam jumpa pers virtual, Selasa (14/7/2020).
Daniel Mananta yang hobi berlari pun sangat senang karena bisa kembali lari ke luar ruangan. Sebab, selama masa PSBB ia mengaku kesulitan olahraga outdoor. Kini, ia bahkan ditantang melakukan lari maraton sepanjang 42.19 km.
"Yes (mulai ke luar rumah). Ini jadi tantangan buat gue, akhirnya bisa maraton lagi. Oh my God senang banget 2020 ada maraton buat diri gue sendiri. Karena tadinya mau maraton lagi di Tokyo dan Berlin tapi harus di cancel semua," katanya.
"Ternyata Tuhan seakan menjawab keinginan gue. Untuk maraton sendiri, persiapannya cuma tujuh minggu dan gue tetap suka karena jadi challenge buat gue," sambungnya.
Meski merasa mepet, Daniel Mananta justru mengaku tertantang. Bintang film A Man Called Ahok ini pun mulai menyicil latihannya walau tak bisa sebebas pada masa sebelum Covid-19.
"Yang paling jauh 12 kilometer. Senin kemarin, delapan kilometer," kata Daniel Mananta, yang kini berlatih di Gor Sumantri Brojonegoro.
Daniel Mananta didukung brand yang diwakilinya, terutama dalam hal pakaian olahraga dan pelatih profesional. Marketing Director Uniqlo Indonesia, Daniel Sumual menyebut dukungan tersebut diberikan agar Daniel bisa menyelesaikan tantangan marathon nanti.
Baca Juga: Rahasia Daniel Mananta Memiliki Tubuh Berotot di Tengah Pandemi
"Agar menginspirasi orang untuk mulai berlari atau berolahraga," ucap Daniel Sumual.
Berita Terkait
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Garmin Run 2026 Kembali Digelar, Tawarkan Promo Tiket bagi Pelari
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Dukung Event Internasional, Aryaduta Menteng Kembali Jadi Official Hotel Partner BTN Jakim 2026
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget