Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti panggung hiburan Tanah Air. Komedian Idan Separo meninggal dunia pada Rabu (2/9/2020).
Kabar duka itu dibenarkan oleh kerabat dekat, Daus Separo. Dia bilang, Idan meninggal dunia sekitar pukul 15.30 WIB karena menderita penyakit gula.
"Iya baru tadi sore abis Ashar. Dia kan memang punya gula ya," kata Daus Separo saat dihubungi Suara.com.
Daus Separo mengatakan, Idan memang sudah dirawat sejak seminggu lalu. Dia menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.
"Lagi dirawat kurang lebih sudah seminggu di rumah sakit," ujarnya.
Daus sendiri saat ini tengah menuju rumah duka. Belum diketahui kapan sahabatnya itu akan dimakamkan.
"Belum tau. Ini saya juga lagi nunggu share location, mau ke sana. Rencannya mungkin nunggu konfirmasi dari pihak keluarga dulu," katanya.
Kabar meninggalnya Idan Separo juga dibenarkan oleh dai Gus Anom. Menurut dia, Idan Separo sudah cukup lama menderita diabetes.
"Sudah lama menderita diabetes. Makanya badannya kurus banget sekarang," kata Gus Anom.
Baca Juga: Idan Separo Meninggal karena Diabetes, Tangan dan Kakinya Bolong
Belakangan, Gus Anom memang cukup dekat dengan Idan Separo. Hal itu karena Idan ikut membintangi sketsa komedi yang diproduseri Gus Anom, Kampung Ember.
Dari itu Gus Anom mengetahui kalau Idan Separo menderita diabetes.
"Terakhir itu kemarin (Selasa 1 September 2020), di grup WhatsApp Idan bilang nggak bisa pengajian," ujar Gus Anom.
Beberapa hari terakhir, kondisi Idan Separo makin lemah. Akibat diabetes, beberapa bagian tubuhnya juga sudah tak lagi utuh.
"Kena gula mas, tangan sama kakinya sudah bolong," kata Gus Anom.
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar
-
Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Diduga Diintimidasi Usai Protes Penilaian Juri
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture', Pihak EO Putus Kerjasama
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Bikin Melongo, Emak-Emak Ini Angkut Motor Listrik Sambil Dibonceng
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit