Suara.com - Bebas dari penjara, Lidya Pratiwi dikabarkan kembali ke agama lamanya. Sebelumnya, dia memang sempat memutuskan jadi mualaf saat masih menghuni hotel prodeo.
Kabar Lidya kembali pindah agama mencuat setelah dia memutuskan ganti nama menjadi Maria Eleanor. Pergantian nama diajukan ke pengadilan pada 2013.
Namun saat disinggung soal kabar pindah keyakinan, Lidya menolak menjawab. Dia merasa hal itu sudah masuk ranah pribadi.
"Sudah lah (soal agama) nggak usah dibahas itu," kata Lidya Pratiwi saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Lidya lebih terbuka membahas alasan mengganti nama. Dia bilang, dengan mengganti nama dirinya memiliki lembaran baru, lepas dari imej pembunuh.
"Memang nggak cocok nama yang kemarin, pastinya mau ada perubahan yang lebih baik. Ya memang berat sih memikul nama yang lama," ujarnya.
Ini kali pertama Lidya Pratiwi blak-blakan soal pergantian nama. Sebelumnya, media hanya memperoleh informasi dari Juru Bicara Pengadilan Negeri Jakarta Barat Eko Aryanto.
Eko mengatakan Lidya mengganti nama karena merasa sudah tak cocok dengan nama lamanya. Soal kabar pindah agama, dia mengaku tak tahu.
Lidya Pratiwi divonis 14 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 2006.
Baca Juga: Ingin Buang Imej Pembunuh, Lidya Pratiwi Ganti Nama
Dia dianggap terbukti terlibat dalam kasus pembunuhan pacarnya, Naek Gonggom Hutagalung, yang direncanakan oleh ibu dan pamannya.
Berita Terkait
-
Berapa Penghasilan YouTube Lidya Pratiwi? Jadi YouTuber Kuliner Usai Bebas dari Penjara
-
Profil Lidya Pratiwi alias Maria Eleanor, Artis Eks Napi yang Banting Setir Jadi YouTuber
-
Lama Tak Terdengar, Lidya Pratiwi Banting Stir Jadi YouTuber Kuliner Halal
-
Lama Tak Muncul di TV, Kisah Hidup Lidya Pratiwi Sempat Ditawar PH Buat Jadi Film
-
Dituding Sengaja Hilangkan Identitas, Lidya Pratiwi Beri Jawaban Menohok: Aku Tahu Diri
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987