Suara.com - Aktor senior Mathias Muchus menceritakan pengalaman tak menyenangkan saat syuting film berjudul Beri Aku Waktu pada 1985 lalu.
Kala itu, Mathias Muchus menjadi pemeran utamanya. Aktor 63 tahun ini berperan sebagai orang Ambon yang tengah marah besar lantaran sang adik dirisak oleh teman-temannya.
"Itu film Beri Aku Waktu perannya jadi orang Ambon," kata Mathias dalam tayangan Brownis, Rabu (21/10/2020).
"Adegannya gue harus marah-marah sama orang Ambon karena adik gue yang cewek di-bully," ujarnya lagi.
Menurut Mathias Muchus, syuting berlangsung di perkampungan orang-orang Ambon di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Di situ, suami Mira Lesmana ini tengah berakting marah-marah sambil memegang klewang mencari seseorang yang meledek adiknya.
Namun akibat kamera tak terlihat jelas, warga sekitar pun geram melihat aksi Mathias Muchus. Alhasil, ayah dua anak ini pun ingin dibacok oleh orang yang tidak dikenal.
"Gue samperin komplek Ambon di Cengkareng sana, kamernya longshoot gitu, jadi nggak tahu kalau kita lagi syuting. Jadi gue pakai motor sampai tangah kampung, bawa klewang sambil marah-marah," tutur Mathias Muchus.
"Tiba-tiba keluar beneran itu orang Ambon bawa klewang juga. Dipikir kita mau nantangin dia juga, gue mau dibacok men," lanjutnya.
Tak ingin terjadi cek-cok berkepanjangan, Mathias Muchus menjelaskan bahwa adega marah-marah tadi hanya akting dan untuk kebutuhan film saja.
Baca Juga: Sinopsis Petualangan Sherina dan Daftar Pemeran Filmnya
"Terus gue bilang, 'pak ini saya lagi syuting'. Dia bilang, 'syuting-syuting apa gue lagi sakit gigi'. Gitu katanya," jelas Mathias Muchus.
Tag
Berita Terkait
-
Kepergian Ray Sahetapy, Teuku Rifnu Wikana Ungkap Cita-Cita Almarhum yang Kini Terwujud
-
Mathias Muchus Berduka: Kenangan Mendalam dengan Ray Sahetapy Terungkap!
-
Mathias Muchus Berduka atas Meninggalnya Ray Sahetapy, Terakhir Ketemu Berdebat
-
Mathias Muchus Menangis Semalaman Dengar Eeng Saptahadi Meninggal Dunia
-
Syok Dengar Eeng Saptahadi Meninggal, Mathias Muchus Menangis Semalaman
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti