Suara.com - Terdakwa kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, Jerinx SID, blak-blakan mengatakan bahwa salah satu saksinya dokter Tirta mendapat ancaman sehingga tak jadi memberikan keterangan di muka sidang.
Padahal kata Jerinx, dokter Tirta bakal jadi saksi yang meringankan dirinya.
"Minggu lalu sebenernya kawan disikusi saya yakni dokter Tirta, baru tiba di Bali. Saya memang sering berdiskusi dengan beliau di media sosial dan disaksikan ribuan orang, beliau ingin hadir menjadi saksi yang meringankan saya," ujar Jerinx SID dalam sidang yang disiarkan live di YouTube PN Denpasar, Selasa (10/11/2020).
Menurut Jerinx, ancaman tersebut datang dari Ketua IDI Bali. Tirta yang juga seorang influencer itu diminta untuk tak ikut campur dalam kasus Jerinx.
"Namun oleh Dokter Putra Suteja, ketua IDI Bali, beliau ditelfon, ditekan, diancam untuk tidak datang kemari, untuk tidak boleh membantu saya dan ikut campur," ujar Jerinx.
Jerinx mengaku bahwa dokter Tirta sudah berulang kali mengajukan mediasi antara Jerinx dan IDI Bali. Bahkan mediasi juga sudah disarankan oleh IDI Tabanan dan IDI Gianyar.
"Karena saya tadi bicara dengan dia, dari awal permasalahan saya dengan IDI ini dokter Tirta sudah berkali-kali mengajukan saran kepada dokter Putra Suteja untuk menempuh jalur mediasi. Bukan hanya dokter Tirta yang memberi saran untuk mediasi, ada IDI Tabanan, ada IDI Gianyar," ujarnya.
Namun, usulan mediasi tersebut ditolak I Gede Putra Suteja selaku ketua IDI Bali. Ia justru mengatakan tak akan memaafkan Jerinx sampai kapanpun.
"Tapi dokter Putra Suteja dengan kakuhnya berkata pada dokter Tirta, ada saksinya juga, beliau berkata ‘tidak ada maaf’ beliau berkata ‘tidak ada maaf bagi Jerinx’," kata Jerinx.
Baca Juga: Jerinx Curhat Bisnisnya Anjlok Selama Pandemi, Tak Mau PHK Karyawan
Beberapa waktu lalu dokter Tirta membeberkan bahwa ia mendapat ancaman saat akan menjadi saksi untuk Jerinx. Namun ia belum berani membeberkan siapa yang melakukan hal tersebut.
Akhirnya, Jerinx yang membeberkan hal itu dalam sidang pembacaan pledoi pada hari ini.
Dalam pledoinya, Jerinx juga meminta untuk menjadi tahanan rumah.
Alasannya, tak ada seorang lelaki pun di rumahnya karena ia merupakan tulang punggung keluarga. Kekhawatirannya bertambah karena istrinya, Nora Alexandra kerap mendapat teror dan ancaman dari orang tak dikenal.
Jerinx dilaporkan IDI Bali karena dianggap melakukan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik di media sosial. Unggahan Jerinx yang disoal berbunyi "IDI kacung WHO."
Berita Terkait
-
5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second
-
5 Sepatu Lari Lokal Rekomendasi dr Tirta, Ada Full Cushion hingga Carbon Plate
-
Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta
-
2 Sepatu Lari Full Cushion dari Brand Luar Pilihan Dokter Tirta untuk Pelari Overweight
-
Apa Itu Sepatu Lari Full Cushion? Ini 3 Rekomendasi Merek Lokal Pilihan Dokter Tirta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123