Suara.com - Profil Pandji Pragiwaksono kini sedang menjadi sorotan banyak pihak. Bahkan nama "Pandji" berada di jajaran daftar trending topik di Twitter nomor satu.
Sebanyak enam ribu lebih cuitan membahas soal Pandji Pragiwaksono dan terus bertambah. Kata Muhammadiyah juga turut ramai diperbincangkan dengan puluhan ribu cuitan. Sebenarnya apa yang terjadi?
Sebelumnya simak dahulu profil Pandji Pragiwaksono, seorang komika yang kini sedang menjadi sorotan karena ucapannya yang dianggap menyinggung dua ormas besar Islam di Indonesia.
Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo lahir di Singapura, pada tanggal 18 Juni 1979. Pandji adalah seorang aktor, penyiar radio, presenter televisi, penulis buku, penyanyi rap, dan pelawak tunggal atau komika berkebangsaan Indonesia.
Dirinya tercatat sebagai mahasiswa Desain Produk, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB angkatan 1997.
Pandji Pragiwaksono memulai kariernya sebagai seorang pelawak tunggal atau komika pada tahun 2010. Diawali dari Twivate Concert pertama yang dilakukan di bulan April, Pandji akhirnya memantapkan niatnya untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang pelawak tunggal.
Karier Pandji Pragiwaksono sebagai Komika
Pandji Pragiwaksono juga menjadi pencetus gagasan adanya kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) di Kompas TV.
Baca Juga: Ucapannya Dikutp Pandji Pragiwaksono, Tamrin Tomagola Angkat Bicara
Pada tanggal 28 Desember 2011, Pandji Pragiwaksono memproduksi sendiri acara komedi tunggal spesialnya di Teater Usmar Ismail. Acara tersebut bertajuk "Bhinneka Tunggal Tawa" dan dihadiri oleh ratusan penggemar.
Pandji Pragiwaksono tampil di dua show yang menampilkan pelawak tunggal pembuka Ernest Prakasa, Sam D. Putra, Luqman Baihaqi, dan lainnya.
Tahun 2014, Pandji menjadi orang Indonesia pertama yang keliling dunia dengan melalui Stand Up Comedy World Tour bertajuk Mesakke Bangsaku. Ia menyambangi 11 kota nasional dan 7 negara di 4 benua.
Kemudian pada 2016, perjalanan Stand Up Comedy World Tour Pandji Pragiwaksono kembali dilanjutkan. Kali ini berjudul "Juru Bicara". Pandji Pragiwaksono berkeliling ke 24 kota di 5 benua.
Tahun 2019, ia kembali mengadakan tur yakni Pragiwaksono Stand Up Comedy World Tour. Final show-nya digelar di Plenary Hall Jakarta Convention Center pada tanggal 26 Januari 2019 lalu.
Sebenarnya Pandji juga telah merencanakan menggelar tur stand up comedy bertajuk "Komoidoumenoi" tahun 2020 di Istora Senayan. Namun karena situasi pandemi, acara tersebut diundur menjadi tahun 2021.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular