Suara.com - Raffi Ahmad mengundang putra sulung mendiang Syekh Ali Jaber, Al Hasan ke rumahnya. Suami Nagita Slavina itu mengunggah pertemuannya dengan Hasan di Instagram pribadinya. Raffi mengingat dulu Syekh Ali Jaber pernah jadi imam di rumahnya saat Lebaran. Momen istimewa itu masih membekas di ingatan ayah Rafathar Malik Ahmad itu.
"Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Hari ini aku bersama putra paling besar, pertama, Al Hasan. Al Hasan ini putra pertama dari Syekh Ali Jaber. Aku jadi teringat, dulu itu Syekh Ali Jaber waktu lebaran itu jadi imam di sini. Tapi waktu itu Hasan enggak ikut yah," kata Raffi.
Bahwa ia baru pertama kali ketemu Hasan diungkap Raffi. "Aku baru pertama kali ketemu sama Hasan. Terakhir, waktu ulang tahun pernikahannya Abuya," lanjutnya.
Lantaran tak bisa hadir saat pemakaman Syekh Ali Jaber, suami Nagita Slavina tersebut menyampaikan permintaan maafnya. Pasalnya saat itu ia tengah kesandung kasus berkerumun usai disuntik vaksin COVID-19. "Waktu itu mohon maaf yah, aku enggak bisa datang ke pemakaman. Mohon maaf banget, karena waktu itu aku lagi kena musibah," ucap Raffi.
"Takutnya kalau ada satu dan lain hal, takutnya kalau aku datang, takutnya orang berburuk sangka aku datang ke kerumunan lagi. Takutnya gimana-gimana. Tapi aku selalu berdoa terus. Aku doa terus buat Hasan juga, mudah-mudahan Hasan bisa terus memperjuangkan apa yang sudah dilakukan oleh Syekh Ali Jaber," imbuh Raffi.
Tunjukkan kepedulian, Raffi pun meminta Hasan untuk menelepon dirinya saat ada masalah. Raffi Ahmad ingin berbuat baik kepada Hasan dan keluarganya karena dia sangat menghormati Syekh Ali Jaber.
"Buat Hasan, kita juga sudah bersaudara. Kalau ada apa-apa, Hasan boleh contact aku, boleh hubungi aku. Pokoknya Syekh Ali Jaber itu buat aku, beliau adalah sosok yang baik banget," ungkap Raffi Ahmad.
Baca Juga: Tajir! Nagita Slavina Bikin Syok Pernah Borong Perabotan Seharga Rp835 Juta
Berita Terkait
-
Perusahaan Raffi Ahmad RANS Entertainment Bakal IPO, Apa Maksudnya?
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi