Suara.com - Penyanyi Karen Pooroe masih dibayang-bayangi kematian putrinya, Zefania Carina. Sudah hampir setahun, dia masih menyimpan berberbagai pertanyaan tentang bagaimana anaknya itu bisa meninggal dunia.
Dia bilang, pihak mantan suaminya, Arya Claproth tak pernah sekalipun memberikan alasan atau penjelasan tentang kematian Zefania Carina.
"Kenapa Zefania meninggal?! Karena dari semua sanggahan atau pembelaan diri mereka itu semua tidak ada yang membahas satupun tentang kenapa Zefania bisa meninggal dunia, itu tidak pernah mereka bahas," kata Karen Pooroe di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (1/2/2021).
Selama setahun ini Karen Pooroe merasa disudutkan atas kematian putrinya bersama Arya Claproth. Namun ia tak peduli dan akan terus mencari tahu bagaimana sang anak bisa meninggal.
"Yang mereka bahas adalah pembenaran diri dan menyalahkan saya, menyudutkan saya yang sebenarnya saya nggak perduli," ungkapnya.
"Mau itu apapun saya sudah tidak main di harga diri, tapi saya main di, saya seorang ibu yang kehilangan anak yang saya lahirkan," sambung Karen Pooroe.
Perasaannya sebagai seorang ibu yang kehilangan si buah hati, membuat penyanyi jebolan Indonesoa Idol ini acuh terhadap tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Ia memilih untuk terus maju mencari keadilan untuk putrinya tercinta.
Baca Juga: Karen Pooroe Masih Terbayang Mendiang Anak, yang Meninggal Setahun Lalu
"Kita di pihak yang benar, di jalan yang lurus, kita tidak takut apapun, siapapun. Apapun yang dia lakukan mau ngelapor mau lakukan apapun kami tidak gentar dan kami terus berjuang untuk Zefania," tegas Karen Pooroe.
Seperti diketahui Zefania Carina meninggal dunia setelah terjatuh dari balkon lantai enam, apartemen yang berlokasi di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan pada 7 Februari 2020.
Zefania Carina kala itu tinggal bersama sang ayah Arya Satria Claproth. Lelaki itu diketahui sudah bercerai dengan Karen Pooroe.
Jenazah Zefania Carina dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 9 Februari 2020 setelah disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati.
Atas kasus ini, pihak penyidik sudah melakukan autopsi. Keputusan itu diambil karena Karen Pooroe merasa janggal dengan kematian sang anak.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan