Suara.com - Adinda Zara Latifa mengaku sejak kecil sudah bercita-cita menjadi model. Keinginan itu pun semakin bulat setelah dia melihat sosok model Echa Frauen.
"Dari kecil aku suka banget sama modeling. Kayak ini cita-cita aku. Terus aku lihat kak Echa itu namanya semakin lama semakin namanya semakin naik," ungkap Zara saat ditemui di kantor Suara.com, belum lama ini.
Walau ngefans, Zara mengaku belum bertemu langsung dengan finalis Miss Popular 2015 itu.
"Nggak (ketemu), Cuma aku kenal di IG. Aku juga kenal dia karena personal trainer aku di gym ngajar dia juga. Jadi sempet satu gym tapi aku nggak pernah ketemu," jelas Zara.
Keinginan untuk bertemu langsung dengan Echa Frauen membuat Zara langsung daftar di Miss Popular 2021 Season1. Dia pun semakin senang setelah tahu lolos dan menjadi salah satu finalis.
"Aku pertama daftar lewat instagram, iseng ke kantor. Aku senang banget apa lagi dikasih tahu lolos, aku lagi dijalan pas sampai rumah aku loncat di atas tempat tidur. Seneng banget," jelasnya.
Diakuinya pengalamannya di dunia modeling masih sedikit. Bahkan dia sempat pesimis bisa mengalahkan 9 finalis yang jauh lebih berpengalaman darinya.
Apalagi dia merasa Sunny Cho menjadi saingan terberat di ajang ini.
"Kak Sunny. Dari kita bersepuluh dia (Sunny) votenya paling banyak," tuturnya.
Baca Juga: Pao Pao Jawab Tantangan Terberat Ikut Miss Popular 2021
Namun demikian dengan modal percaya diri, Zara yakin bisa bersaing dengan sembilan kontestan lainnya.
"Dari sembilan teman-teman aku di Miss Popular 2021 Season 1, menurut aku beraneka ragam. Ada yang seksi, biasa aja jadi menurut aku beraneka ragam. Jadi menurut aku buat apa diikutin ikut aja dengan cara diri sendiri," sambungnya.
Selain itu, dukungan orangtua dan teman-teman dekat juga membuat perempuan kelahiran Jakarta, 20 April 2001 ini optimis bisa menang.
"Orangtua awalnya kaget. Dia mikir popular manajemen yang nggak benar. Tapi setelah menjelaskan dan debat, aku bilang aku suka modeling akhirnya mama percaya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Menang Miss HIN Johor Bahru 2019, Begini Awal Mula Cerita Bela Effendy Terjun di Dunia Hiburan
-
Pernah Kerja di Toko Grosiran, Begini Perjalanan Vika Chu Hingga Jadi Model Ternama
-
Lagi Memotret Bella Xiu, Sang Fotografer Nafsu Lalu Paksa Berhubungan Badan
-
Karakternya Bucin Banget, Ini yang Buat Grand Finalis Miss Popular Diselingkuhi
-
Jadi Favorit Juara di Grand Finale Miss Popular 2022, Hanny All Belum Yakin Jadi Pemenang
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover