Suara.com - Kelar urusan harta gono-gini, kisruh hak asuh anak Atalarik Syach dan Tsania Marwa terus bergulir. Meski Pengadilan Agama Cibinong telah menetapkan Tsania Marwa berhak atas hak asuh kedua anaknya, faktanya ia belum bisa bertemu buah hatinya hingga kini.
Hal itu pun tak dibantah oleh Atalarik Syach. Aktor 47 tahun ini mengaku keberatan soal kalimat eksekusi anak dan berharap bisa musyawarah untuk hak asuh kedua anaknya.
"Kenapa kami tidak sepakat dan tidak bisa membenarkan, karena ini menyangkut hak azasi anak sendiri, itu intinya," kata Atalarik Syach saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (5/4/2021).
Atalarik Syach sendiri sudah menyampaikan keberatannya tersebut kepada majelis hakim Pengadilan Agama Cibinong, beberapa waktu lalu.
Tsania Marwa sendiri memang sempat menyebut akan melakukan penjemputan jika tak kunjung diserahkan kedua anaknya kepadanya. Hal itu pun membuat Atalarik Syach mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
"Tindakan eksekusi ini ya terus terang kami menolak dan lebih kepada solusi untuk musyawarah. Nah di sini, saya juga sudah ke KPAI secara pribadi menyangkut undangan tersebut waktu 17 Februari 2021 untuk KPAI bertindak sebagai saksi apabila tindakan ini dilaksanan. Sebagai saksi untuk melihat anak prosesinya seperti apa," imbuh aktor berusia 47 tahun itu.
Atalarik Syach mengaku berat melepas kedua anaknya usai mengasuh mereka selama empat tahun ini sendirian. Bintang sinetron Ratapan Ibu Tiri ini juga mempertimbangkan kondisi psikis anak-anaknya yang selama ini juga hanya bertemu di sekolah namun tak bisa lagi karena pandemi Covid-19.
"Yang menjadi pertimbangan anak bagi saya, ini empat tahun anak-anak sama saya. Apalagi sepanjang pandemi ini, ibu anak anak nggak bisa lihat di sekolah," ujar Atalarik Syach.
Baca Juga: Akan Dijual dan Dibagi 2, Ini Kisah Mobil Mercy Tsania Marwa dan Atalarik
Pesinetron Tiada Hari yang Tak Indah ini mengaku selama ini membebaskan mantan istrinya bertemu anak-anak selama di sekolah. Namun, ia memang mengaku tidak bisa menyerahkan hak asuh anak seratus persen ke Tsania Marwa.
"Saya juga bebaskan untuk melihat anak di sekolah tidak dibataskan juga bertemu, jadi ini benar-benar karena pandemi (Tsania Marwa sulit bertemu anak)," ujarnya.
Soal hak asuh anak bersama, Atalarik Syach mengaku pernah menyampaikan ide tersebut kepada mantan istri. Namun ditolak.
"Untuk membagi hak asuh bersama itu ide saya waktu gugatan hak asuh anak pertama kali di Pengadilan Agama Cibinong, untuk membagi parenting terhadap anak. Tapi itu 100 persen ditolak dia (Tsania)," katanya membeberkan.
Tsania Marwa dan Atalarik Syach sendiri resmi bercerai sejak 15 Agustus 2017. Dalam putusan itu, Tsania Marwa mendapatkan hak asuh anak perempuan. Sementara hak asuh anak laki-laki jatuh ke tangan Atalarik Syach.
Perebutan hak asuh anak bahkan terjadi sebelum gugatan cerai masuk ke pengadilan. Tsania Marwa pernah tak bisa bertemu anaknya selama bertahun-tahun.
Hingga Tsania Marwa mengalukan lagi gugatan hak asuh anak dan Pengadilan Negeri Cibinong memberikan keputusan hak asuh anak jatuh ke tangan Tsania Marwa pada Rabu, (17/2/2021). Namun, hingga kini kedua anaknya masih di tangan Atalarik.
Berita Terkait
-
Tsania Marwa Masih Tak Menyangka Diizinkan Masuk ke Rumah Atalarik Syach Bertemu Anak
-
9 Tahun Terhalang, Tsania Marwa Akhirnya Bisa Masuk ke Rumah Atalarik Syach dan Rayakan Ultah Anak
-
Ulang Tahun, Atalarik Syach Malah ke Pengadilan Terkait Kasus Sengketa Lahan
-
Ngotot Merasa Tak Serobot Tanah Orang, Atalarik Syach Sebut Uang Tebusan Rp850 Bukan Idenya
-
Rumah Nyaris Hilang! Atalarik Syach Lawan Balik Eksekusi Lahan yang Janggal!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan