Suara.com - Band Naif dinyatakan bubar setelah 25 tahun berkarya. Hal ini disampaikan oleh sang vokalis, David Bayu, tak lama setelah dua personelnya, Emil dan Pepeng memutuskan untuk hengkang.
David Bayu mengumumkan bubarnya Naif pada Senin (10/2/2021) lewat kanal YouTube miliknya.
"Bubar? Kayak suatu kumpulan, tercerai berai, memisahkan diri. Menjawab bubar atau gimana, ya bubar ya. Ya, bisa dibilang masuk kategori bubar," kata David Bayu.
Malang melintang di dunia musik Indonesia sejak 1995, simak sederet fakta Band Naif berikut ini.
1. Penyebab bubarnya Naif
Meski tak merinci secara pasti, namun David Bayu sempat menyinggung soal masalah internal yang ada di tubuh Naif.
David Bayu tak memungkiri ada beberapa faktor. Salah satunya adalah masalah internal dalam band yang tahun ini menginjak usia 26 tahun.
"Masalah harus ada, masalah internal selalu ada. Jangan pernah bilang nggak ada masalah. Mati aja ada masalah. Kami ini kalau dibilang masalah, ada," ujarnya.
Selain masalah internal, pandemi virus corona juga menjadi faktor pemisah di antara para personelnya.
Baca Juga: Band Naif Bubar, Bagaimana Nasib Para Personelnya?
"Semenjak pandemi Covid-19 terjadi pemisahan di mana-mana, bahkan berdampak ke Naif. Yang gue rasain, ada pemisah. Gue melihatnya seperti lagi diayak," tuturnya.
2. Rencana bubar muncul sejak 2020
Penyanyi berusia 44 tahun ini menyebut keinginan bubar telah dirasakan Naif sejak Oktober 2020. Kala itu ia sempat ingin mengumumkan kepada khalayak.
"Udah, 25 tahun kita umumkan udahan. Cukup untuk kita kasih tahu ke kawan-kawan, membubarkan diri. Namun ada satu hal yang Emil kalau nggak salah ngomong 'Jangan, nanti malah menjadi sorotan publik.',"kata David Bayu.
Maka dari itu setiap ditanya siapapun soal kabar Naif, David Bayu akan memilih kata vakum ketimbang bubar.
"Karena Emil udah ngomong keluar dari Naif, yaudah gue juga ngomong juga deh," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu