Suara.com - Armand Maulana mengaku memiliki kedekatan dengan almarhum Chrisye. Vokalis band GIGI bahkan sempat memandikan dan menguburkan jenazah Chrisye.
Mengenang kembali sosok Chrisye, ada satu cerita yang begitu melekat di kepala Armand Maulana. Ceritanya adalah mengenai salah satu lagu hits yang pernah dinyanyikan Chrisye bertajuk "Ketika Tangan dan Kaki Berkata".
Langsung dari cerita Chrisye, Armand Maulana mengatahui kalau penyanyi yang meninggal pada 30 Maret 2007 ini kesulitan menyanyikan lagu, yang syairnya ditulis Taufik Ismail.
"Saat membaca lirik dari Taufik Ismail, itu beberapa kali take vocal. Itu Chrisye nggak bisa nyanyi. (Saat mau take vokal) nangis lagi, nangis lagi. Lirik lagu itu mengatakan, saat meninggal, di hadapan Allah cuma tangan dan kaki yang bicara," kata Armand Maulana dalam konfrensi pers virtual Konser 7 Ruang Chrisye untuk Kemanusiaan.
Beberapa tahun kemudian, Armand Maulana bersama GIGI mendaur ulang lagu "Ketika Tangan dan Kaki Berkata". Rupanya, hal yang sama juga dirasakan Armand ketika hendak rekaman.
"Saat GIGI punya ide ngeluarin lagu religi, saya lagnsung nyeletuk lagu 'Ketika Kaki dan Tangan Berkata' ya, karena itu lagu favorit gue. Padahal itu aslinya aransemennya sama Erwin Gutawa syahdu, sedangkan GIGI itu keras. Tapi pas take vokal, gue gemeter, sampai beberapa kalu keluar studio dulu," kata Armand Maulana mengungkap.
Lagu "Ketika Tangan dan Kaki Berkata" kemungkinan menjadi satu di antara dua lagu yagn dinyanyikan Armand Maulana dalam konser penggalangan dana kemanusiaan bertajuk "Konser 7 Ruang Chrisye untuk Kemanusiaan." Konser ini akan digelar secara virtual apda Minggu, 30 Mei 2021.
Selain Armand Maulana, konser ini juga akan dimeriahkan dengan sejumlah penyanyi dan musisi top seperti Once Mekel, Dira Sugandi, Shelomita, Aning Katamsi, Erwin Gutawa, Candra Darusman dan lainnya.
Konser ini digagas oleh Ikatan Alumni Universita Indonesia (ILUNI UI) yang bekerja sama dengan DSS Music dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Baca Juga: Ariel NOAH Putar Otak Diminta Daur Ulang Lagu Badai Pasti Berlalu
Berita Terkait
-
Thomas Ramdhan Posting Hengkang dari GIGI, Armand Maulana Bereaksi Begini
-
Singgung Pengkhianatan, Thomas Ramdhan Umumkan Hengkang dari Band GIGI
-
Armand Maulana Beberkan Kondisi Sheila Dara di Pengajian Malam ke-3 Vidi Aldiano
-
Armand Maulana Kenang Vidi Aldiano: Dia Selalu Menghidupkan Suasana
-
Tangis Dewi Gita Pecah Ingat Panggilan Kesayangan Vidi Aldiano: Cuma Dia yang Berani
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum