Suara.com - Artis Cinta Laura kini tengah jadi sorotan setelah mengungkap gaya hidup hemat dan berpikir dua kali untuk membeli barang branded. Pernyataannya menuai pro dan kontra di kalangan warganet hingga membuat namanya nangkring di trending topic Twitter.
Cuitan seorang pengguna internet dengan akun @AgungpumA lantas mencuri perhatian dengan menyebut bahwa Cinta Laura berjiwa sosial tinggi, sang artis telah membangun sekolah di daerah pedalaman.
"Yang ngetawain Cinta Laura pasti enggak tahu kalo di banyak bangun sekolah gratis di pedalaman kaki gunung," cuit @AgungpumA, dikutip pada Selasa (1/6/2021).
Lebih jauh, warganet itu menyebut Cinta Laura membangun sekolah di Kampung Mulyasari, daerah di Gunung Salak Bogor, Jawa Barat.
Kawasan itu disebutkan sebagai daerah pelosok yang baru dialiri listri 5 tahun belakangan dan masih terbelakang dalam pendidikan dan penggunaan teknologi.
Pembangunan sekolah itu rupanya dilakukan Cinta Laura melalui yayasan miliknya yang bernama Soekarseno Foundation. Untuk lebih jelasnya, berikut fakta-fakta yayasan Soekarseno dirangkum dari berbagai sumber.
1. Diketuai oleh Ibu Cinta Laura
Menilik website soekarsenofoundation-clk.org, yayasan Soekarseno didirikan pada 2002 dengan fokus awal kualitas standar pendidikan di wilayah Ciawi.
Yayasan ini didirikan dan diurus oleh keluarga Soekarseno, di mana salah satunya adalah ibunda Cinta Laura, yakni Herdiana Soekarseno yang kini menjabat sebagai ketua. Sementara, sang anak sebagai wakil ketua.
Baca Juga: Dicibir Dokter soal Barang Branded, Cinta Laura Beri Respons Menohok
2. Fokus awal di bidang pendidikan hingga bantuan bencana
Soekarseno foundation awal mula didirikan berfokus pada standar pendidikan, khususnya di wilayah Cijeruk. Proyek ini bertujuan untuk merenovasi bangunan sekolah dan menyediakan sumber daya pendidikan.
Selain pendidikan, yayasan ini juga mengembangkan fokus menyalurkan bantuan ke warga terdampak bencana. Beberapa di antaranya, memberikan bantuan di wilayah terluar Bogor dan Jakarta selama bencana banjir dan tanah longsor.
3. Telah membantu pembangunan 12 sekolah
Hingga kini, Yayasan Soekarseno telah membantu pembangunan di 12 sekolah, beberapa di antaranya Pondok Abimanyu, SD Negeri Pangerasan, SD Negeri Cibalung 02, SD Negeri Cipicung 04, SD Negeri Cipicung 01, SD Negeri Kawung Luwuk, hingga SLTP YPPI Ciawi.
Dalam website disebutkan pihak yayasan juga mengupayakan pembayaran tunjangan guru yang baru bekerja dan nmeningkatkan standar serta peluang hidup semua anak di kawasan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kilas Balik 10 Karya Ikonik Wim Wenders, Sang Presiden Juri Berlinale 2026
-
Kisah Kelam Aurelie Moeremans Diminta Mantan Bertato Agar Gagal Ikut Kontes Kecantikan
-
Segera Tayang di Indonesia, Papa Zola The Movie Angkat Peran Ayah dalam Film Animasi Keluarga
-
7 Fakta Perceraian Kristy dan Desmond Scott yang Bikin Geger, Ada Perselingkuhan?
-
Fakta Film Bidadari Surga: File Sempat Hilang hingga Dinda Hauw Syuting dalam Kondisi Baby Blues
-
Sintya Marisca Pamer Foto Cincin di Jari Manis, Resmi Tunangan?
-
Sinopsis Crime 101, Chris Hemsworth Jadi Pencuri Ulung Paling Diburu Polisi
-
5 Aktris yang Paling Diunggulkan untuk Peran Mother Gothel di Live-Action Tangled
-
5 Momen Ikonik GDA 2026: Daesang Jennie hingga Aksi 'Loading' CORTIS!
-
Apa Itu Child Grooming? Pengalaman Traumatis Aurelie Moeremans di Buku Broken Strings