Suara.com - Sosok putri Keraton Yogyakarta, GKR Hayu, baru-baru ini jadi sorotan setelah curhatannya dibilang kampungan di Jakarta viral. Berikut potret GKR Hayu.
Curhatan tersebut berasal dari cuitan lama GKR Hayu yang diunggah pada 30 Juni 2018 silam. Kala itu, sang putri keraton berusaha menunjukkan tata krama kepada satpam di mal.
Penasaran seperti apa sosoknya? Simak sederet potret GKR Hayu berikut ini.
1. Gusti Raden Ajeng Nurabra Jumwita atau Gusti Kanjeng Ratu Hayu merupakan putri keempat Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X
2. Istri dari KPH Notonegoro ini dikenal tertarik di bidang IT. Ia diketahui pernah bekera di sebuah perusahaan software untuk internet banking di Jakarta, sebelum kini fokus mengurus Tepas Tandha Yekti, divisi IT dan Dokumentasi di Keraton Yogyakarta
3. Belum lama ini, namanya disorot setelah cuitan lamanya saat berada di Jakarta dibagikan kembali oleh pengguna akun @txtdrkaumbengek pada Minggu (4/7/2021).
4. Dalam cuitannya, GKR Hayu menceritakan dirinya mengucapkan terima kasih pada setiap satpam yang membantunya menyeberang dari Plaza Senayan ke Senayan City. Namun, ia malah mendapatkan komentar kurang menyenangkan dari orang lain.
5. "Nyebrang dr plaza senayan ke senayan city, ngucapin "Makasih Pak" sama tiap satpam yg nyebrangin. Diketawain gerombolan di belakang, bisik2 ngatain kampungan," kicaunya.
6. GKR Hayu lantas menjelaskan dalam cuitannya bahwa sikapnya itu disebut sebagai tata krama. Ia pun heran dengan orang-orang yang justru menganggap kebiasaan bersikap sopan kampungan.
Baca Juga: Ungkap Alasan Alun-Alun Utara Dipagari, Twit Putri Keraton Jogja Buat Warganet Ngamuk
7. "That's called manners ma fren, were you raised by wolves??? [Itu namanya tata krama, teman-teman, dulu kalian dibesarkan serigala?]" tutup @GKRHayu.
8. Tweet lama GKR Hayu ini lantas viral hingga mendapatkan lebih dari 21 ribu likes dan menuai beragam komentar dari warganet
Itulah sederet potret GKR Hayu, putri keraton Yogyakarta yang belakangan viral karena cuitan lamanya soal tata krama. Bagaimana menurutmu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DMS+ Rayakan Ulang Tahun Lewat "Ruang Tamu", Siap Luncurkan Film Hingga Konten Horor di TikTok
-
Deretan Film Horor yang Akan Diparodikan di Scary Movie 6, Ada Nominasi Oscar
-
Puasa Belum Genap Seminggu, King Nassar Sudah Siapkan THR hingga Baju Lebaran
-
Lagi Asyik Jalan-Jalan di Grand Indonesia, Lisa BLACKPINK Nyaris 'Nyusruk'
-
Sempat Berniat Laporkan Mawa ke Komnas Anak, Insanul Fahmi Kini Diizinkan Temui Buah Hati
-
Siap-siap! Variety Show Legendaris The Traitors Bakal Hadir di Indonesia
-
Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah
-
Jaga Citra Polisi, Kasus Kematian Kurt Cobain Tak Akan Dibuka Lagi
-
Sinopsis Getih Ireng, Baru Menyusul Puncaki Daftar Terpopuler Netflix Hari Ini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu