Suara.com - Jerinx SID akhirnya mulai percaya Covid-19. Hal ini terlihat dari unggahan terakhir akun Jerinx yang menyebutkan ia akan divaksin. Berikut perjalanan Jerinx akhirnya percaya covid-19 setelah selama satu setengah tahun bergulat dengan polemik virus corona.
Musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx mengumumkan dirinya bersedia divaksin Covid-19, Minggu (15/8/2021).
Jerinx mau divaksin Covid-19, Jerinx siap menerima suntik vaksin Covid-19 Sinovac setelah memperdalam pengetahuan soal vaksin dan berkonsultasi dengan ahli.
Pengumuman ini tentu mengejutkan publik, lantaran Jerinx sebelumnya menyatakan tidak bisa divaksin Covid-19. Berikut perjalanan Jerinx akhirnya percaya Covid-19 setelah sebelumnya menuai polemik dan kontroversi sampai dibui.
1. Sebut Corona konspirasi media mainstream
Di awal perdebatannya soal Covid-19, Jerinx berpendapat bahwa covid019 hanyalah konspirasi global yang dipengaruhi oleh pemberitaan media massa.
Jerinx berpendapat bahwa kepanikan atas virus corona di Indonesia sangat dipengaruhi oleh berita-berita di media mainstream.
Ia bahkan menginisiasi tagar #matikanTV untuk mengampanyekan agar masyarakat bisa meminimalisir konsumsi berita yang menimbulkan ketakutan soal virus corona.
2. Diskusi bareng Dokter Tirta
Akibat perbedaan pendapat itu, Jerinx pun menggelar diksusi bareng Dokter Tirta soal edukasi Covid-19. Diksusi online itu beberapa kali mengalami kendala namun tetap berjalan lancar.
Meski demikian Dokter Tirta kala itu masih belum bisa meyakinkan Jerinx bahwa pandemi Covid-19 benar adanya dan terjadi di Indonesia.
3. Polemik dengan IDI
Kasus ini bermula saat Jerinx pada 13 Juni 2020 silam. "Gara-gara bangga jadi Kacung WHO, IDI dan RS seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan dites CV19...," demikian penggalan postingan Jerinx yang kemudian menyeretnya ke pengadilan. Jerinx kemudian dilaporkan IDI Bali karena materi posting-an IG-nya.
Jerinx kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali pada Rabu (12/8/2020).
4. Dipenjara gegara kalimat "IDI Kacung WHO"