Suara.com - Denise Chariesta baru saja melakukan laser lyposis, prosedur sedot lemak menggunakan laser. Selama melakukan prosedur ini, wanita yang kerap disapa Denise Cadel ini berada dalam pengaruh anestesi.
Ternyata selama dalam pengaruh anestesi, yang membuat Denise tidak sadarkan diri, ia sempat ditelepon oleh pelanggan toko bunganya dan beberapa teman.
Karena sedang dalam kondisi tidak sadar, Denise menjawab telepon pelanggan secara tidak sopan. Bahkan, ia sempat memaksa customer dan teman-teman untuk membeli bunganya.
Atas kejadian itu, Denise mengunggah video permintaan maaf ke Instagram, Selasa (17/8/2021).
"Selamat pagi untuk semua customer bunga saya yang saya hormatin dan teman-teman saya yang sayangi. Saya semalam itu habis operasi, jadi saya menggunakan anestesi. dan untuk seluruh customer saya yang telepon saya pas di mobil sekitar pukul 9 malam, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya menjawabnya kurang sopan dan saya juga memaksa-maksa untuk membeli bunga," tutur Denise.
Denise juga mengakui bahwa selama telepon tersebut ia sempat berkata kasar, yang menurutnya hal itu tidak lucu sama sekali.
"Jadi saya mohon maaf sebesar-besarnya, itu beneran efek dari anestesi yang masih ada dari operasi saya," sambungnya.
Wanita 28 tahun ini juga meminta maaf kepada teman-temannya yang sudah ia video call.
"Saya juga kaget dan jujur saya malu. Jadi semoga customer gua memaklumi," tandasnya.
Baca Juga: Awal Perseteruan Nikita Mirzani - Dewi Perssik, Terkait Denise Chariesta
Untuk membuktikan perkataannya, Denise mengunggah video ketika ia tidak sadarkan diri, masih dipengaruhi anestesi.
Permintaan maaf ini pun mendapat banyak reaksi dari netizen. Beberapa dari mereka medoakan agar Denise lekas membaik.
Tetapi ada juga dari mereka yang malah menghujatnya.
"Bawah sadarnya setres (emoji menangis)," ujar seorang netizen.
"Emang sifat ama karakter lo begitu, sok kaya jadi gak sopan," imbuh netizen yang lain.
"Berarti selama ini efek anastesi ya? Ini baru sadar atau gimana? Mohon pencerahannya," sambung netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Momen Ibu Denise Chariesta Disiplinkan Jaden Viral, Warganet Singgung No No Baby
-
Denise Chariesta Stres Berat, Bayi Tabung Rp1 Miliar yang Dijalaninya Gagal
-
Denise Chariesta Dikecam Lagi Usai Anaknya Gigit Briella dan Langsung Kabur Tanpa Minta Maaf
-
Denise Chariesta Ngamuk! Ogah Putranya Dibandingkan dengan Anak Raffi Ahmad
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD