Suara.com - Pro dan kontra pasti akan selalu ada dalam setiap acara, salah satunya yaitu pada saat produksi sebuah film dan drama. Dan ternyata di dalam proses pembuatan beberapa drama Korea juga terjadi kontroversi, ada yang tayang hanya beberapa episode, ada juga yang gagal tayang tetapi ada juga yang mampu menyelesaikan episode mereka. Berikut deretan drmaa Korea bermasalah yang pernah menuai kontroversi.
Permasalahan yang terjadi dalam drama Korea tersebut salah satunya yaitu alur ceritanya dianggap menyimpang dari sejarah yang diangkat dalam drama Korea tersebut.
Ini dia daftar drama Korea bermasalah :
1. Snowdrop
Film ini dinilai akan mendistorsi sejarah, berawal dari beredarnya sinopsis di media online yang menggambarkan tahun 1987 adanya seorang pria yang berperan sebagai mata-mata dan berperan sebagai ketua tim dari Badan Perencanaan Keamanan Nasional.
Di Korea Selatan pada tahun 1987 merupakan tahun demokrasi sedangkan Badan Perencanaan Keamanan Nasional merupakan rezim otoriter pada saat itu. Dan dari film Snowdrop ini dianggap merendahkan gerakan pro demokrasi tersebut.
Dan akhirnya film ini gagal tayang setelah ditandatangani oleh 220.000 masyarakat Korea melalui sebuah petisi.
2. So I Married An Anti Fan
Film ini tertunda penayangannya dengan alasan karena tokoh utamanya yang bernama Choi Tae Joon dan Hwang Chan Sung tengah menjalani masa wajib militer dan akan kesulitan dalam melakukan promosi film tersebut. Alasan keduanya yaitu kesulitan dalam mencari saluran televisi yang mau menayangkan film ini.
Baca Juga: Lewat Drakor, Komnas HAM Kampanyekan Isu Human Right Secara Populer
Padahal film ini telah melakukan shooting pada tahun 2018 loh, dan setelah 3 tahun penundaan akhirnya film ini berhasil ditayangkan pada 30 April 2021.
3. A Piece of Your Mind
Film ini mengalami pengurangan episode yang akan ditayangkan karena dinilai film ini memiliki alur yang sangat membosankan dan dibanjiri kritikan dari para penonton. Yang semula akan ditayangkan sebanyak 16 episode akhirnya hanya ditayangkan sebanyak 12 episode saja.
4. Dear M
Drama ini tertunda tayang karena dinilai memiliki polemik alur cerita yang kurang mendidik. Pemeran utama yaitu Park Hyo Soo dinilai melakukan pembullyan di dalam sekolah. Hal ini terjadi setelah rilisnya sinopsis dari film tersebut. Namun akhirnya Park Hyo Soo mengklarifikasi hal tersebut dan ia mengatakan bahwa pada akhirnya dialah yang menjadi korban pembullyan. Sayangnya film ini akan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.
5. Joseon Exorcist
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Sambut Tahun Baru dengan Teror, Nonton Film Dusun Mayit Beli 1 Gratis 1 di m.tix
-
Viral Sosok 'Mbak Pipit' Disebut ART Cristiano Ronaldo yang Digaji Rp93 Juta, Begini Faktanya
-
Dipanggil Kamari 'Papa', Senyum Justin Hubner Disebut Mirip dengan Mendiang Dali Wasink
-
Drama Keluarga Beckham Berlanjut, Foto Brooklyn Tak Ada di Rangkuman Akhir Tahun David Beckham
-
Lolos Audisi Indonesian Idol, Fajar Sadboy Siap Tinggalkan Pekerjaan
-
Rumah Diding Boneng Roboh, Raffi Ahmad Turun Tangan Beri Bantuan
-
Jawab Gosip yang Beredar, Pengacara Benarkan Ridwan Kamil dan Aura Kasih Saling Kenal
-
Pengalaman Prilly Latuconsina Tahun Baruan di Jepang: Orang Sibuk Berdoa, Tak Ada Kembang Api
-
Disambangi Wali Kota Jakarta Pusat, Rumah Diding Boneng yang Roboh Segera Direnovasi
-
Isu Liar Arka Anak Aura Kasih Terjawab, Kuasa Hukum Ridwan Kamil Buka Data Dokumen Rahasia