Suara.com - Pencipta lagu "Bintang", Engkan Mosta mengaku hanya mendapat royalti kurang dari Rp 10 juta dari label Sony Musik Indonesia. Padahal kontrak itu berlangsung sejak 2007.
Angka yang dinilai kecil itu yang kemudian pada akhirnya membuat tim kuasa hukum bersedia membela Engkan Mosta di Pengadilan Niaga Jakarta.
"Dari tahun 2007 Anima, khususnya Mas Engkan sebagai pencipta lagu 'Bintang' untuk mengenai hal ekonomi sangat sedikit yang didapat. Malah bisa dibilang di bawah rata-rata. Jadi, itu yang membuat kami terketuk lah hatinya," kata pengcara Engkan Mosta, Iqbal Arbianto saat jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021).
Menurut Iqbal, angka Rp 10 juta sangat kecil karena Anima dikontrak sejak 2007 hingga 2020. Dari tahun itu pula, lagu "Bintang" sudah daur ulang beberapa kali.
"Ya logikanya saja, berbelas tahun cuma dapat nominalnya, kami nggak sebut angka spesifik tapi di bawah Rp 10 juta. Mungkin teman-teman semua juga bisa mikirlah," ujar Cristiano Valentino kuasa hukum Engkan yang lain.
Kuasa hukum Engkan Mosta akhirnya menggugat Tina Toon dan label Sony Musik Indonesia yang bertanggung jawab atas lagu "Bintang" didaur ulang oleh Tina Toon pada 2015 lalu.
"Jadi, di gugatan kami minta kerugian materil klien kami Rp 750 juta, dan Rp 10 miliar kerugian immateril," ucap Cristiano.
Seperti diketahui Engkan Mosta mengajukan gugatan terhadap Tina Toon dan label Sony Music Indonesia pada April 2021. Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst.
Selain bintang Tina Toon, sejumlah pihak juga digugat oleh Engkan Herikan. Mereka adalah Basia Roullete, Baros Roulette, Ian Juanda, Andri Anima, Universal Music Indonesia, Sony Music Indonesia, dan WAMI.
Baca Juga: Engkan Pastikan Tak Menjual Putus Lagu Bintang ke Sony Musik
Berita Terkait
-
Aldi Taher Resmi Gabung Sony Music Malaysia, Siap Gebrak Panggung Internasional
-
Berat Badan Naik Drastis, Tina Toon Sempat Tak Percaya Diri Sampai Pilih Rahasiakan Kehamilan
-
Setahun Ditutupi, Tina Toon Akhirnya Buka Identitas Anak Pertama di Momen Imlek
-
Lisa BLACKPINK Siapkan Dokumenter Karier Solonya, Gandeng Sutradara Sue Kim
-
Tina Toon Soroti 146 Ribu KJP Dicabut, Minta Disdik Selesaikan Persoalan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Segera Susul El Rumi, Ahmad Dhani Bocorkan Rencana Pernikahan Dul Jaelani dan Tissa Biani
-
Nyaris Tertusuk Besi saat Kecelakaan KRL, Korban Selamat Berkat Cooler Bag
-
Sempat Ragu di Awal, Sahabat Syifa Hadju Ini Minta Maaf ke El Rumi di Hari Pernikahan
-
Mending Negeri atau Swasta? Viral Pria Ini Bongkar Selisih Biaya Rp360 Juta yang Bisa Jadi Aset Anak
-
Viral Debat Panas Bapak-Bapak vs Petugas Saat Kecelakaan KRL, Pertanyakan Sistem Mitigasi KAI
-
Irfan Hakim Ungkap Duka atas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Bagikan Detik-Detik Mencekam dari Lokasi
-
Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso
-
Indonesian Bounce Music Naik Kelas, Primaria Fest 2026 Jadi Panggung Perayaan Generasi Baru
-
Beda Outfit Mulan Jameela di Nikahan Al Ghazali dan El Rumi, Dikritik Gagal Upgrade
-
Usulan Menteri PPPA Arifah Fauzi soal Gerbong Perempuan Dikritik Gilang Dirga Usai Kecelakaan KRL