Suara.com - Grup musik Maharya resmi meluncurkan lagu barunya, Jas Merah. Lagu itu sengaja dirilis untuk memperingati perjuangan para Pahlawan Tanah Air.
Dalam surel yang diterima Suara.com pada Rabu (10/11/2021), Angga Satria selaku vokalis membeberkan makna dari lagu tersebut.
"Lagu ini mewakili perasaan sekaligus menumbuhkan kembali emosi jiwa patriotisme yang mulai melemah," kata Angga Satria.
Dia mengatakan Maharya memang sengaja ingin menyebarkan soal nasionalisme lewat lagu.
"Ketika terlahir di bumi pertiwi ini dan telah menjadi warga negara Indonesia sudah pasti berkewajiban turut menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia," imbuhnya.
Sebelumnya, Angga Satria juga sudah menjelaskan arti dari judul Jas Merah sendiri. Dia bilang itu adalah gambaran dari Presiden Soekarno.
"Saat mendengar 'Jas Merah' itu orang-orang pasti salah tebak akan merujuk ke merah, ke Bung Karno. Tidak, saya menulis satu persatu partitur dan liriknya," jelasnya.
"Melupakan sejarah itu banyak, kita bekerja lupa memerdekakan orangtua kita, di rumah itu kan melupakan sejarah juga namanya. Intinya pesannya jangan lupain sejarah," sambungnya lagi.
Seperti diketahui, Maharya digawangi oleh tiga personel yakni Angga Satria (vokalis), Herman Husin (eks personel Jamrud) sebagai drummer, dan Iram (eks personel U'Camp) sebagai gitaris. Selain Jas Merah, mereka sudah merilis lagu Matahari Terbit lebih dulu.
Baca Juga: Grup Musik Little Mix dan Ketiga Membernya yang Bertalenta
Berita Terkait
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
-
Perjalanan Karier Boy Group UN1TY, Kini Ganti Nama Jadi CHNCE
-
Rencana Besar Band Ali Tahun Depan: Tur, Rilisan Baru, dan Ekspansi Global
-
Prinsip 26 Tahun Rocket Rockers Tampil Organik: Sequencer Cuma Buat Kaum Lemah!
-
Cerita Personel Elephant Kind Dapat Ancaman Pembunuhan di London
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan