Suara.com - Ratu Felisha tampil beda di film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Aktris 39 tahun itu tampil dengan make up prostetik dengan karakter unik,
"Jadi kalau ditanya sama orang 'kok mau Feli mukanya dijelekin' ya kenapa nggak? Justru kapan lagi dapat karakter kaya gini, gitu," ujar Ratu Felisha ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).
Tak pernah didandani seperti di film ini, Ratu Felisha justru mengaku tertantang. Ia sama sekali tak takut terlihat jelek demi film.
"Enggak takut jelek juga, masa takut," imbuh Ratu Felisha.
Memerankan karakter bernama Jelita, Ratu Felisha mengaku antusias. Sebab, sebelumnya ia belum pernah memerankan sosok seperti Jelita dengan dandanan yang unik.
"Iya (karakternya unik) nggak pernah meranin karakter gini," tutur Ratu Felisha.
Harus bangun lebih pagi dibanding pemain lain menjadi salah satu tantangannya. Sebab, proses make up prostetik untuknya sampai memakan waktu empat jam.
"Make up empat jam. Di saat teman-teman ready jam 6 pagi, aku harus bangun dari jam 3 pagi untuk di make up," ucap bintang film Buruan Cium Gue ini.
Selain Ratu Felisha, film yang disutradarai Edwin ini dibintangi oleh Marthino Lio, Christine Hakim, Ladya Cheryl, Reza Rahadian, dan penyanyi Sal Priadi.
Baca Juga: Resmi Cerai, Ratu Felisha Siap Sibuk Lagi di Panggung Hiburan
Diangkat dari novel penulis dengan penghargaan internasional Eka Kurniawan, film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas mendapatkan klasifikasi 17+ dari Lembaga Sensor Film. Meski begitu Palari Films menghimbau film ini ditonton oleh 18+ Khusus Dewasa.
Film ini berkisah tentang Ajo Kawir, seorang jagoan yang tak takut mati. Hasratnya yang besar untuk bertarung didorong oleh sebuah rahasia bahwa ia impoten. Ketika berhadapan denganseorang petarung perempuan tangguh bernama Iteung, Ajo babak belur hingga jungkir balik dan dia jatuh cinta. Akankah Ajo menjalani kehidupan yang bahagia bersama Iteung dan, pada akhirnya, berdamai dengan dirinya?
Film Seperti Dendam, Harus Dibayar Tuntas mendapat hadiah utama Golden Leopard di Locarno Film Festival. Film ini bisa ditonton mulai 2 Desember di bioskop seluruh Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Rahasia di Balik Impotensi Ajo Kawir: Mengapa Novel Eka Kurniawan Ini Begitu Kontroversial?
-
Kuntilanak Malam Ini di ANTV: Masterpiece Film Horor Indonesia
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Antara Teror dan Tawa: Film Tiba-Tiba Setan Siap Tayang 16 April 2026
-
Pengabdi Setan 2: Communion, Teror Mencekam di Rusun Tua, Malam Ini di Trans 7
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG
-
Soroti 'Privilese' Eks Jampidsus, Legislator NasDem: Jangan Sampai Muncul Kesan Perlakuan Berbeda!
-
Kris Dayanti Sabet Juara 1 Kejurnas Wushu Kungfu 2026, Buktikan Usia Bukan Halangan
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Tersangka Tak Pakai Rompi Pink-Borgol
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
PMII Kritik Kejagung: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Jadi Tersangka Tanpa Rompi Pink dan Diborgol
-
Ferris Wheel at Night: Misteri Pembunuhan dan Wajah Kelam Kehidupan Elite