Suara.com - Lepas dari band Payung Teduh, Mohahmamd Istiqamah Djamad alias Is tetap bermusik dengan proyek yang ia namakan Pusakata. Hingga saat ini, Is pun sudah beberapa kali memperkenalkan karyanya ke penggemar.
Tapi sayangnya, lagu-lagu Is Pusakata tak setenar seperti lagu-lagunya di Payung Teduh. Menurut Is, salah satu penyebabnya adalah karena pandemi.
"Sebenarnya sudah ada (karya baru) cuma karena pandemi kemarin doubel album saya tenggelam. Ada lagu yang berjudul 'Kita' di album itu, memang tidak terdengar," kata Is Pusakata, saat dijumpai di kawasan MH Thamrin, Jumat (3/12/2021).
Is Pusakata mengaku karyanya yang belum lama ini diluncurkan, merupakan kelanjutan dari lagu-lagu di Payung Teduh sebelumnya.
"Memang dari 2008 saya dengan band sebelumnya lagunya bersambung semua," ujar musisi 37 tahun ini.
Rencananya Is Pusakata akan meluncurkan album baru pada Januari 2022. Dia memastikan ada lagu "Ruang Tunggu", di mana judul tersebut menjadi nama album sebelumnya.
"Albumnya lagu 'Akad' itu Ruang Tunggu. Album Mesin Waktu 2020 yang akan rilis akhir Januari nanti. Ada sepuluh lagu, itu ada lagu 'Ruang Tunggu'. Jadi ceritanya memang satu buku," imbuh Is Pusakata.
Selain bermusik, Is Pusakata rupanya bercita-cita untuk merilis sebuah buku. "Mimpi saya nanti punya umur panjang saya punya pekerjaan rumah, dua buku untuk menyelesaikan ini," tutur Is Pusakata.
Baca Juga: Lagu Akad Difilmkan, Is Pusakata Merasa Terhormat
Berita Terkait
-
Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Diadaptasi Jadi Anime, Tayang 2027
-
Hustle Culture Adalah Jebakan, Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Berhenti Sejenak
-
The Affair Is Not the Problem Tayang Juli, Ungkap Rahasia Besar Keluarga
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Ha Seok Jin dan Hani EXID Resmi Bintangi Drama Romantis Baru Love Is Coming
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis