Suara.com - HONNE resmi meluncurkan album terbaru, Let's Just Say The World Ended a Week From Now, What Would You Do?. Album ini memiliki 11 lagu di mana satu di antaranya berduet dengan penyanyi Indonesia, Niki.
Satu yang menarik perhatian dari album terbaru HONNE adalah judulnya lumayan panjang. Namun inilah yang ternyata mau digambarkan grup duo asal Inggris tersebut.
"Ini memang untuk memberikan kesulitan pada orang-orang. Hahaha, (bercanda)," kata James Hatcher saat berbincang kepada Suara.com, Selasa (7/10/2021).
Pelantun "Location Unknown" ini menjelaskan, album keempat mereka memang bermaksud untuk bertanya, apa yang akan dilakukan jika dunia ini benar-benar berakhir.
Dalam lagunya, HONNE menggambarkan, selama ada cinta, kesulitan apapun yang terjadi bisa teratasi.
"Cinta akan selalu menang, terlepas apa yang terjadi. Kalau kalian memiliki sedikit saja cinta, semua akan baik-baik saja," ujar James Hatcher.
Tema dari album ini memang berkaitan dengan keadaan dunia, pandemi virus corona (COVID-19). Di mana kehidupan orang-orang berubah dan berusaha untuk menjaga diri dari wabah tersebut.
"Januari 2020, kami berada di Los Angeles, dan terpikir 'apa yang akan kau lakukan'. Itulah mengapa kami membuat lagu dan album ini," tutur keyboardist grup HONNE tersebut.
Satu di antara album HONNE di sini pun berjudul "What Would You Do?". Berkolaborasi dengan Pink Sweat$, lagu ini memberikan pesan kepada seseorang untuk mengatakan cinta, bicara sebelum dunia ini berakhir.
Baca Juga: Eko-Musik Kesenian Ciblon: Pertemuan Antara Musik dan Lingkungan
Selain "What Would You Do?", lagu lain yang juga berkolaborasi adalah "Coming Home". HONNE, membawakan lagu itu bersama dengan Niki.
Berkisah mengenai seberapa rindu seseorang kepada sosok yang disayanginya. Untuk itulah ia berjanji akan pulang, bertemu sang pujaan hati.
"'Coming Home' bagiku cukup menarik. (Lagu) ini seperti mengikat satu sama lain (lagu) di album. Aku tidak mengerti secara pasti, tapi ini jenius," ucap Andy Clutterbuck.
Album keempat HONNE telah rilis sejak Juni 2021. sejumlah lagunya pun bisa dinikmati di berbagai platform musik digital.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup
-
iForte dan Protelindo Group Luncurkan Lagu "Cahaya Hati", Kolaborasi dengan Raisa & Eross Candra
-
Cara Beli Tiket Latihan Pestapora Makassar di BRImo, Nikmati Promo Cashback hingga Lucky Toss
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta
-
Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri
-
Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026
-
Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Kuning Langsat, Ini 4 Shade yang Cocok
-
Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan
-
Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
-
Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur