Suara.com - Migi Rihasalay merupakan seorang desainer terkenal dan telah memperkenalkan karyanya di sejumlah ajang fashion show baik di Indonesia maupun internasioal. Selain menjadi desainer, Migi juga hobi melukis.
Yang unik, Migi Rihasalay senang melukis dengan media botol kaca bekas sejak setahun lalu. Hobinya ini kemudian ia ditularkan kepada anak-anak yang hobi menggambar atau melukis.
"Saya menyebutnya, Bottle Recycle Art," kata Migi, saat ditemui di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (12/12).
Sebelum jadi media lukis, botol-botol bekas dicuci dan dikeringkang. Botol-botol tersebut kemudian dibagi-bagikan kepada anak-anak yang melukis.
Migi Rihasalay kemudian memberikan arahan dan semangat kepada anak-anak tentang melukis. Anak-anak pun sangat antusias menggerakkan tangannya dan menggambar apapun sesuka hatinya.
"Saya membebaskan anak-anak itu memilih dan bermain warna pada obyek yang dilukisnya. Saya hanya mengawasi saja anak-anak itu berkreasi sendiri," ujar Migi.
Bagi Migi, setiap anak memiliki bakat dalam melukis. "Di sini saya hanya memotivasi anak-anak agar tetap berkreasi dan menggali bakat-bakat mereka di bidang seni melukis. Saya meyakini benar mereka punya bakat melukis. Saya hanya perlu mengarahkan saja," tutur Migi Rihasalay.
Saat ini sudah terhimpun 17 anak yang hobi melukis antusias mengikuti pelajaran melukis di botol secara gratis.
Anak-anak tersebut difasilitasi peralatan melukis, berupa botol bekas siap dilukis, sekotak cat air aneka warna dan kuas.
Baca Juga: Bikin Lukisan Warna Merah Kuning Hijau Biru, Ridwan Kamil Kasih Kode Menuju 2024
Tidak berhenti hanya memberi pelajaran di kelas melukis. Sebelum kembali ke rumah masing-masing, anak dibekali dengan seperangkat peralatan melukis.
"Maksudnya agar anak-anak terus memperdalam kemampuan melukis obyek yang diinginkan," imbuh Migi Rihasalay.
Berita Terkait
-
Novel Melukis Langit Dermaga: Pemulihan Diri di Kota Pelabuhan Kecil Jerman
-
Tak Terduga! SBY Spontan Hentikan Mobil dan Melukis di Pinggir Jalan Wonogiri
-
Saat Kata-kata Tak Lagi Cukup: Kenalan Sama 'Art Therapy', Jurus Ampuh Lawan Stres
-
Ulasan Buku Melukis Pelangi: Menghapus Kata Takut dan Menyerah dalam Hidup
-
Gen Z Healing: Seni Jadi Pelarian Atasi Tekanan Hidup di ArtScape Blok M
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?