Suara.com - Shandy Aulia memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (27/1/2022). Pemanggilan berkaitan dengan laporan Laura Aprilya atas dugaan pencemaran nama baik pada 2021.
"Tadi sudah dijalankan pemeriksaannya, ada 17 pertanyaan," ujar kuasa hukum Shandy Aulia, Sandy Arifin.
Tidak dijelaskan secara rinci oleh Sandy Arifin ihwal detail pemeriksaan Shandy Aulia.
"Itu kan rahasia ya, tidak boleh disampaikan di media," kata Sandy Arifin.
Tak hanya memenuhi panggilan pemeriksaan, Shandy Aulia juga membawa bukti baru untuk membantah laporan Laura Aprilya.
"Tadi semua bukti, capture-an, dan beberapa rekaman sudah disampaikan. Semoga bisa segera dipelajari penyidik," ucap Sandy Arifin.
Sebagai pengingat, Shandy Aulia sempat berseteru dengan Laura Aprilya pada 2021. Ketika itu, Laura diduga menghina anak Shandy, Claire Herbowo sebagai bayi kurang gizi.
Laura Aprilya juga diduga mengkritik cara Shandy Aulia mengasuh Claire Herbowo. Menurut Laura, gaya asuh Shandy berpotensi memberikan dampak buruk bagi Claire.
Shandy Aulia pribadi awalnya tak mau menanggapi perbuatan Laura Aprilya. Namun setelah mengetahui latar belakang Laura sebagai perawat, Shandy naik pitam.
Baca Juga: Shandy Aulia Luruskan Kabar Pindah Agama, Fakta Sebenarnya Seperti Ini..
"Ya orang itu kan berpendidikan, pekerjaannya bagus, jadi harusnya berperilaku yang baik, yang bisa dicontoh masyarakat lain juga," kata Shandy Aulia.
Shandy Aulia mulanya ingin membuat laporan polisi terhadap Laura Aprilya. Namun Shandy memilih mengurungkan niat tersebut.
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau