Suara.com - Bicara soal Livy Renata seolah nggak ada habisnya. Mulai dari uang SPP dan uang saku sekolahnya yang sampai jutaan rupiah per bulan, gaya berpakaiannya yang selalu kece, sampai terakhir soal Livy Renata kerja di Sydney.
Yup, gamer yang satu ini sekarang meneruskan pendidikannya di Sydney. Setelah lulus dari sekolah internasional di Jakarta, ia kuliah di Sydney.
Menjalani peran sebagai mahasiswa yang jauh dari kenyamanan rumah orang tua, Livy Renata pun tertantang untuk bekerja paruh waktu. Sudah merupakan hal biasa jika mahasiswa bekerja paruh waktu, biasanya untuk menambah uang saku. Kalau Livy Renata sih sebenarnya nggak perlu, tapi ia penasaran.
Nah, kebayang nggak seorang crazy rich bekerja paruh waktu? Yuk, langsung intip potret Livy Renata kerja di Sydney berikut ini!
Tetap kece pakai apron
Livy Renata bekerja di sebuah gerai minuman. Tugasnya menerima order, membuat minuman, dan menyajikannya seperti juga di gerai minuman pada umumnya.
Livy terlihat tetap menawan meski cuma pakai kaus hitam dan apron karyawan. Apron ini sangat berguna untuk melindungi pakaian dari cipratan minuman yang dibuat.
Sebelum mulai bekerja, Livy juga sempat bikin sneak peek video nih.
Baru sehari sudah capek
Livy sempat menceritakan pengalaman barunya ini di akun Twitter miliknya @livyrenata. Baru kali ini ia pernah bekerja. Bahkan, belum satu minggu saja Livy Renata sudah merasa capek.
Ia baru masuk tanggal 20 Februari 2021 dan di hari pertama mengungkapkan kelelahannya bekerja. "Sumpah ternyata kerja cape banget, I think I'm quitting Friday (kayaknya mau resign aja hari Jumat)," tulis Livy di Twitter.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Kritik Anak Orang Kaya Jadi Artis Dadakan, Sindir Livy Renata?
Nggak bisa ngepel
Sebagai pekerja paruh waktu di gerai minuman, salah satu tugas Livy adalah mengepel. Nah, ternyata Livy nggak bisa ngepel.
Satu rekan kerjanya sudah mencontohkan cara mengepel, tapi Livy masih tetap nggak bisa. Livy bahkan mengepel ke arah depan. Alhasil, lantai yang sudah dipel kotor lagi karena terinjak kakinya sendiri.
Disuruh buang sampah
Selain mengepel, Livy juga diminta untuk membuang sampah, menurut cuitannya di laman Twitter pribadinya. Livy pun merasa keberatan.
Pertama, menurut Livy sampahnya berat banget. Kedua, menurut Livy hal itu bukan termasuk tugasnya.
"IT IS NOT PART OF MY JOB DESCRIPTION BUAT BUANG SAMPAH WOY BERAT BANGET SUMPA," tulisnya.
Akhirnya keluar
Per 23 Februari 2022, Livy akhirnya keluar dari pekerjaan paruh waktunya itu. Yup, cuma kerja tiga hari. Ia pun mendapatkan upah sebanyak 10 dolar Australia per jamnya.
Selain kerja paruh waktu, hal baru yang harus dilakukannya di Sydney adalah beres-beres kasur sendiri. Ternyata, Livy juga nggak biasa beresin kasur sendiri.
Itu dia potret Livy Renata kerja di Sydney. Gimana menurutmu?
Kontributor : Chandra Wulan
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Kritik Anak Orang Kaya Jadi Artis Dadakan, Sindir Livy Renata?
-
Kocak! Punya Kakek Asli Semarang, Livy Renata Ternyata Fasih Ngomong 'Asu Koe'
-
Sering Pakai Crop Top, Intip Yuk 5 Gaya Fashion Livy Renata
-
10 Potret Susana Rahardjo Ibunda Livy Renata, Pesonanya Mirip Sang Putri!
-
Livy Renata Pernah Didekati Pengusaha Cumi, Ngaku Ilfeel karena Pamer Harta
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah