Suara.com - Korban dugaan penipuan berkedok binary option yang dilakukan Doni Salmanan bertambah. Ada tiga orang yang mendatangi Bareskrim Polri, Selasa (8/3/2022) untuk berkonsultasi tentang masalah mereka.
"Mereka ini korban afiliator DS," kata Finsensius Mendrofa selaku kuasa hukum korban.
Finsensius mengatakan korban yang ia dampingi menggunakan dua platform binary option berbeda, yakni Olymp Trade dan Quotex.
"Saat ini yang datang baru ada 3 orang, tapi total korban dari Olymp Trade 2 orang, Quotex 2 orang," kata Finsensius Mendrofa.
Nilai kerugian yang dialami kliennya cukup fantastis karena mencapai miliaran rupiah.
"Kalau yang Olymp Trade masih kecil ya, sekitar Rp100 juta lebih. Tapi kalau yang dari Quotex, ada sekitar Rp1,3 miliar," ujar Finsensius menjelaskan.
Saat ini, mereka masih berkonsultasi dengan penyidik Bareskrim Polri untuk menentukan langkah hukum terbaik yang bisa diambil. Mengingat sudah ada korban Quotex berinisial RA yang melaporkan Doni Salmanan atas dugaan serupa.
"Jadi kami koordinasi dulu apakah nanti bisa buat LP baru atau tidak," kata Finsensius Mendrofa.
Doni Salmanan sendiri kini sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas dugaan penipuan berkedok binary option. Datang memenuhi undangan penyidik Bareskrim Polri, crazy rich asal Bandung menyatakan siap mematuhi proses hukum.
Baca Juga: Didampingi Kuasa Hukum, Crazy Rich Asal Bandung Doni Salmanan Penuhi Panggilan Bareskrim Polri
"Saya percayakan ke pihak kepolisian dan semua sudah diproses seadil-adilnya," ucap Doni Salmanan.
Berita Terkait
-
Spesifikasi Lamborghini Huracan, Sports Car Termewah Doni Salmanan yang Dilelang KPK
-
Daftar Koleksi Lelang Milik Doni Salmanan, Ada Lamborghini Huracan Harga Murah!
-
Bedah 3 Mobil Mewah Doni Salmanan yang Dilelang Negara
-
Jangan Cuma Jadi Abdi Negara, ASN Kini Didorong Jadi 'Raja' Konten dan Afiliator
-
Kisah Kadir: Ketika Panggung Komedi Berganti Jadi Etalase Digital di Usia Senja
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Deretan Film Horor yang Akan Diparodikan di Scary Movie 6, Ada Nominasi Oscar
-
Puasa Belum Genap Seminggu, King Nassar Sudah Siapkan THR hingga Baju Lebaran
-
Lagi Asyik Jalan-Jalan di Grand Indonesia, Lisa BLACKPINK Nyaris 'Nyusruk'
-
Sempat Berniat Laporkan Mawa ke Komnas Anak, Insanul Fahmi Kini Diizinkan Temui Buah Hati
-
Siap-siap! Variety Show Legendaris The Traitors Bakal Hadir di Indonesia
-
Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah
-
Jaga Citra Polisi, Kasus Kematian Kurt Cobain Tak Akan Dibuka Lagi
-
Sinopsis Getih Ireng, Baru Menyusul Puncaki Daftar Terpopuler Netflix Hari Ini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu
-
Lepas Bayang-Bayang Viralitas 'EGP', Sundanis Buktikan Eksistensi Lewat Single 'Bad Mood'