Suara.com - Vision+ menghadirkan series dokumenter original terbaru berjudul Katanya. Series ini merupakan kerjasama Vision+ dengan Cretivox.
Menurut Clarissa Tanoesoedibjo selaku Managing Director Vision+, Katanya akan mengangkat lebih mendalam mengenai mitos dan stigma yang beredar luas di masyarakat Indonesia.
"Di Indonesia, kita sering melihat banyaknya fenomena atau stigma yang tidak bisa dijelaskan secara sederhana," kata Clarissa Tanoesoedibjo dalam jumpa pers belum lama ini.
"Hal ini menarik dan seru untuk diangkat menjadi original series, karena kerap kali dirasakan oleh semua kalangan masyarakat," sambungnya lagi.
Dia berharap kehadiran Katanya bisa membuat masyarakat lebih tahu mengenai mitos-mitos Indonesia.
"Series Katanya diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengetahui budaya masyarakat Indonesia lebih dalam, dan meningkatkan minat masyarakat untuk menonton berbagai konten berkualitas lainnya di Vision+," ungkapnya.
Series Katanya akan mengangkat genre dokumenter. Ini akan dipandu langsung oleh Ben Sihombing.
Ben Sihombing akan melakukan wawancara dengan sejumlah tokoh masyarakat terkait mitos yang berkembang selama ini.
Pemilihan Ben Sihombing sendiri sejatinya bukan tanpa alasan. Dia menyebut keluarganya pernah mengalami kejadian yang menjadi mitos di Indonesia.
Baca Juga: Sinopsis The Kissing Booth 3, Kampus Mana yang Akan Dipilih Elle?
"Paling seru adalah episode 'Maghrib', karena produksinya sangat personal. Jadi, saya punya oma yang di tahun 80-90an, keluar rumah ke pasar dan mengalami kecelakaan tertabrak kereta api," ucap Ben Sihombing.
"Jika kita tanya, masih ingat dengan detail mengapa bisa mengalami kecelakaan, dia tidak tahu dan tidak ingat," imbuhnya lagi.
Katanya sendiri akan ada 10 episode. Dimana lima episodenya membahas mitos sedangkan sisanya tentang stigma masyarakat.
Episode yang dihadirkan antara lain perihal Maghrib, tuyul, nanas soda, menikah beda agama, tarot hingga rumah tusuk sate.
Series Katanya sendiri sudah bisa disaksikan mulai 15 Maret 2022 di Vision+.
Berita Terkait
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
Mengingat Kembali Momen Pahit yang Bikin Thom Haye Absen di Debut John Herdman
-
Aneh John Herdman Abaikan Teja Paku Alam, Padahal Lebih Oke Dibanding Ernando dan Nadeo
-
Angka Tak Bisa Bohong! Comeback ke Timnas Indonesia, Ezra Walian Layak Dipanggil John Herdman
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Fajar Sadboy Dilabrak Vincent Verhaag Gara-Gara Chat 'I Miss You' ke Jessica Iskandar
-
Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar
-
Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Sinopsis The Matrix Resurrections, Tayang Dini Hari Nanti Menemani Sahur Anda di Trans TV
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi