Suara.com - Reza Arap akhirnya mengembalikan uang tersangka kasus penipuan trading Doni Salmanan ke Bareskrim Polri. Nilainya, Rp 950 juta.
Reza Arap menuturkan, uang tersebut adalah hasil tabungannya. Ia pun membantah rumor yang menyebut dirinya meminta waktu untuk mengumpulkan uang.
"Gue nggak pernah bilang itu. Orang duitnya ada, gue punya tabungan," kata Reza Arap di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (6/4/2022).
Kendati sesumbar mengatakan punya uang tersebut, tapi Deddy Corbuzier melihat kejanggalan. Sebab ternyata, Reza Arap mengalami penurunan berat badan.
"Sudah dikembalikan, selesai. Kenapa turun 7 kg?" tanya Deddy Corbuzier.
Kepada Deddy, Reza Arap mengaku stres menghadapi masalah tersebut. Ia tak menyangka bisa tersangkut kasus hukum.
"Ya kan proses stres pak, buse*," ucap Reza Arap.
Ia menjelaskan, "Iyalah kepikiran. Apa sih ini, gue nggak pernah berhadapan dengan yang begini sebelumnya."
Deddy Corbuzier menimpali, "Lah, kan duitnya ada untuk lu balikin."
Baca Juga: Dinan Fajrina Ceria Lakukan Perawatan, Wajah Natural tanpa Makeup Jadi Sorotan
Reza Arap menerangkan, sebelum mengembalikan uang, ia masih mendengar omongan jika tak perlu melakukannya. Tapi pada akhirnya uang tersebut memang bukan menjadi haknya.
"Ya kan dapat harapan-harapan, nggak usah dibalikin. Oh ada harapan, ini duit gue," kata Reza Arap.
"Tapi akhirnya, yak ini bukan uang gue. Aku harus mengembalikannya," ujarnya lagi.
Reza Arap jadi salah satu figur publik yang pernah disawer Doni Salmanan. Ketika Doni ditetapkan sebagai tersangka, polisi mengusut aliran dana yang pernah diberikan kepada siapa pun.
Konsekuensinya, Reza Arap harus mengembalikan duit pemberian Doni untuk disita polisi. Duit tersebut diduga hasil dari kejahatan Doni menipu lewat modus trading.
Berita Terkait
-
Channel YB Resmi Tayangkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Reza Arap Siapkan Beragam Program
-
Dinan Fajrina Diam-Diam Sudah Jadi Ibu, Istri Doni Salmanan Ungkap Kehamilan yang Disembunyikan
-
Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon
-
Tiket Ludes, Segini Biaya Nonton Online Festivaaal Marapthon: The Last Tale
-
Jadwal Lengkap Rundown Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan, Open Gate Jam Berapa?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam