Suara.com - Momen saat Bos DNA Pro, Steven Richard memberikan uang sekoper untuk Lesty Kejora dan Rizky Billar sempat menjadi trending topic. Baru-baru ini, foto itu beredar kembali setelah bos DNA ditangkap polisi atas dugaan kasus penipuan.
Foto itu kemudian menjadi sorotan, salah satunya datang dari komedian Ernest Prakasa. Ia menyentil momen saat pasangan Lesty Kejora dan Rizky Billar menerima uang sekoper itu.
Dalam akun Twitternya, ia menulis cuitan keheranan dari aksi yang dilakukan oleh Bos DNA tersebut. Ia juga heran mengapa di zaman sekarang orang bisa menerima uang sekoper dari orang asing, dan dianggap biasa saja.
“Dalam keadaan seperti apakah orang asing ngasih duit sekoper kita anggap wajar?” tulis akun @ernestprakarsa seperti dikutip Suara.com, Senin (11/4/2022).
Adapun cuitan Ernest itu mengomentari tangkapan layar media berita dengan judul “Polisi Bakal Panggil RIzky Billar – Lesti Soal Duit Sekoper dari Bos DNA Pro”.
Cuitan tersebut lantas mendapat beragam komentar dari warganet. Mereka menuliskan beragam saran, pendapat sampai komentar kocak mengenai momen saat Lesty dan Rizky menerima duit sekoper.
"Ngemis dulu ah,” curhat warganet.
“Lesti gabakal nanggepin, yakin,” celutuk warganet.
“Kenapa gak berbagi ke yang lebih membutuhkan sih banyak loh yang masih kekurangan,” komentar warganet.
Baca Juga: Rizky Billar dan Lesti Ternyata Terima Uang Sekoper dari DNA Pro, Disimpan Buat Tabungan Baby L
“Bingung antara itu emang rezekinya Lesti Billar atau apes. Kayanya gampang ya ngasih duit gitu,” tambah yang lain.
“Kalau ngasih mending diem–diem gak sih, biar gak ketahuan,” saran warganet.
“Wah gak bisa kayanya, soalnya konsepnya harus diumbar gini. Wkwkwk. Ya ALLAH puasa puasa jadi julid gini,” balas lainnya.
“Karena ngasih gitu emang niatnya dipamerin kak. Kaya nyari nama atau pansos sama seleb yang terkenal lah istilahnya. Biar punya nama di media. Pasti jadi terkenal karena 'kekayaan' nya. Gitu,” sentil warganet.
“Gak bisa kak. Karena konten sebagian dari hidup,” sindir yang lain.
Sebagai informasi, Co-founder Tim Octopus, Steven Richard ditangkap polisi pada 8 hingga 9 April 2022. Ia ditangkap saat berada di sebuah hotel berbintang lima yang berada di daerah Jakarta Selatan, dan langsung dilakukan pemeriksaan.
Ia ditangkap bersama dengan Jerry Gunandar, Founder Tim Octopus. Diketahui omzet downline yang dmiliki oleh keduanya sebesar lebih dari USD 22.000.000 atau sebesar Rp 330 miliar.
Kontributor : Agung Kurniawan
Berita Terkait
-
Rizky Billar dan Lesti Ternyata Terima Uang Sekoper dari DNA Pro, Disimpan Buat Tabungan Baby L
-
Jokowi Tolak Penundaan Pemilu, Ernest Prakasa: Terima Kasih Pak
-
Ikut Beri Perhatian Saat Anak Lesti Kejora Dihina Netizen, Gus Miftah: Saya Nangis Anak Tak Punya Dosa Diolok-olok
-
2 Petinggi Investasi Bodong Robot Trading DNA Pro Pakai Skema Piramida, Beromzet Ratusan Miliar
-
Jerry Gunanda dan Stefanus Richard Jadi Tersangka Baru Kasus Robot Trading DNA Pro, Punya Omset Rp330 Miliar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah
-
Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi