Suara.com - Kiky Saputri kembali me-roasting menteri BUMN RI, Erick Thohir. Momen kali ini terjadi di acara Lapor Pak! Trans 7.
Materi pertama Kiky Saputri soal permintaan maaf Erick Thohir terkait kenaikan harga pertamax. Komika tersebut mengatakan maaf saja bukan solusi buat masyarakat atas kenaikan bahan bakar minyak.
"Bapak Erick Thohir adalah salah satu sosok menteri yang sangat saya hormati, sangat saya kagumi karena beliau punya empati yang besar terhadap rakyat, boleh tepuk tangan untuk beliau," ujar Kiky memulai.
"Karena waktu itu pertamax naik, beliau mau minta maaf pada rakyat. Tapi kenapa minta maaf doang, emang bisa kalau rakyat beli bensin terus uangnya kurang pakai minta maaf doang?" tanya Kiky yang langsung disambut riuh penonton dan host lainnya.
Erick Thohir hanya bisa tertawa usai mendengar Kiky Saputri bicara soal kenaikan harga Pertamax. Bintang Lapor Pak! lainnya seperti Wendi Cagur dan Andhika Pratama pun hanya bisa takjub.
Sedangkan di materi keduanya, Kiky Saputri menyindir Erick Thohir yang sibuk wara-wiri di layar kaca. Ia heran kenapa seorang menteri BUMN begitu sibuk tampil di layar televisi.
"Terus beliau ini sering banget tuh mampir-mampir, dekat dengan rakyat kan, dateng ke tv pas lagi sahur, dateng pas lagi buka, kenapa sih, ngebet banget apa ngejar elektabilitas?" ucap Kiky Saputri.
Erick Thohir tersenyum getir mendapati dirinya di-roasting. Kiky Saputri pun langsung menghampiri sang menteri dan menyentuh pundaknya memastikan aman.
"Aman kan pak?" Kiky Saputri tertawa sambil memastikan.
Baca Juga: Telak! Menteri Erick Thohir Kena Roasting Kiky Saputri: Ngebet Banget Ngejar Elektabilitas
Ini bukan kali pertama Kiky Saputri me-roasting Erick Thohir. Sebelumnya, hal itu pernah terjadi di acara Erick Thohir Menyapa: Fast Break Menuju Generasi Emas BUMN pada Juni 2021.
Ketika itu, materi Kiky Saputri juga pecah. Salah satunya, dia menyinggung soal Jokowi 3 Periode.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi