Suara.com - Kasus video parodi Andhika Kangen Band yang dilakukan oleh Tri Suaka dan Zinidin Zidan malah berbuntut panjang. Usai Tri dan Zinidin dikecam oleh banyak pihak termasuk Andhika sendiri, muncul kasus baru dimana seorang komposer serta musisi asal tanah Minang, Erwin Agam yang melayangkan somasi terhadap keduanya.
Bukan tanpa alasan, Erwin sendiri mengaku bahwa Tri dan Zinidin sudah membuat cover lagu milik Erwin yang berjudul "Emas Hantaran" tanpa seizinnya. Setelah diselidiki, beberapa lagu yang dicover oleh Tri dan Zinidin juga dimonetisasi oleh mereka dan membuat Erwin serta pihaknya berang.
Lalu, siapa sebenarnya Erwin Agam? Simak profilnya.
1. Komposer dan Musisi asal Minang
Dari namanya saja, kita sudah bisa tahu bahwa musisi ini berasal dari tanah Minangkabau, Sumatra Barat. Erwin yang merupakan seorang musisi sekaligus komposer ini sering membuat lagu-lagu dengan genre melayu khas Minang lengkap dengan video klip seperti lagu Minang lainnya.
2. Aktif di media sosial
Aktif sebagai musisi dan komposer membuatnya sering mengunggah video musiknya di kanal Youtube miliknya. Tak sembarangan, Erwin bahkan memiliki 3 akun Youtube sekaligus masing-masing bernama Dubai Musicline, Minangswara, dan Indoswara Music Digital. Semua kanal Youtube itupun mendapatkan banyak subscribers dan total mencapai lebih dari 1,2 juta subscribers. Erwin juga mempunya kurang lebih 14 ribu followers di Instagramnya. Ia juga kerap kali mengunggah karya miliknya dan beberapa aksinya menyanyi sambil bermain gitar.
3. Alumni SMK
Diketahui, Erwin Agam merupakan alumni dari SMKN 1 Bukittinggi, Sumatera Barat. Riwayat pendidikannya ini terlihat di halaman Facebook miliknya yang bernama Erwin Agam dan kerap kali memposting ulang karya karya lagunya untuk dipromosikan di Facebook.
Baca Juga: Ariel NOAH Ternyata Pernah Peringatkan Musisi Cover, Publik Auto Sentil Tri Suaka dan Zinidin Zidan
4. Lagu ciptaannya viral
Beberapa lagu karyanya seperti Emas Hantaran, Ikhlaskan Ku Pergi, serta Banda Lah Kariang sempat viral di media sosial lantaran lagunya yang sering diputarkan di berbagai media dan banyak orang yang menyukainya. Lagu dengan genre melayu Minang ini juga banyak diminati terutama anak-anak muda penggemar genre Melayu.
5. Somasi Tri Suaka dan Zinidin Zidan
Erwin yang mengaku geram dengan aksi cover lagu tanpa izin oleh Tri Suaka dan Zinidin Zidan membuatnya harus melayangkan somasi terhadap keduanya. Selain karena Tri dan Zinidin tidak bertanya soal izin cover lagu kepadanya, Erwin juga berang karena keduanya malah memonetisasi lagu cover mereka yang diunggah di kanal YouTube.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Video Ariel NOAH Ingatkan Penyanyi Cover soal Hak Cipta, Publik Singgung Tri Suaka dan Zidan
-
Andika Kangen Band Sentil Musisi Cover: Yang Bikin Lagu Itu Sampai Begadang
-
Ariel NOAH Ternyata Pernah Peringatkan Musisi Cover, Publik Auto Sentil Tri Suaka dan Zinidin Zidan
-
Merembet! Tri Suaka dan Zidan Digugat Karena Cover Lagu Erwin Agam
-
Buntut Cover Lagu Tanpa Izin, Tri Suaka dan Zidan Disomasi Rp10 Miliar: Pembelajaran!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan