- Laporan pengusaha Shella Saukia terhadap Dokter Detektif naik ke tahap penyidikan berdasarkan keterangan pengacara pada 13 Maret 2026.
- Bukti kuat dugaan pembocoran data pribadi berupa nomor telepon Shella di profil WhatsApp terlapor menjadi dasar penyidikan.
- Kasus ini berawal dari laporan Shella pada Januari 2025; laporan balik Doktif juga sudah naik ke tahap penyidikan.
Suara.com - Perseteruan Shella Saukia vs Dokter Detektif alias Doktif, belum selesai. Laporan yang dilayangkan sang pengusaha skincare, kini telah naik ke tahap penyidikan.
Pengacara Shella Saukia, Rafi Unggul Pambudi, memberikan penjelasan mengenai perkembangan status hukum kliennya.
“Pada Januari 2026 kami terima kuasa dan tak lama, kabar dari polisi di Polda Metro Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan,” jelas Rafi Unggul Pambudi ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat, 13 Maret 2026.
Pihak Shella Saukia mengaku sangat optimis lantaran bukti yang diserahkan kepada penyidik dinilai kuat.
Rafi menyebutkan bahwa salah satu bukti krusial adalah dugaan pembocoran informasi pribadi di platform digital.
Hal inilah yang menjadi dasar bagi mereka untuk terus melanjutkan proses hukum hingga tuntas.
“Kami yakin karena buktinya jelas,” kata Rafi Unggul dengan penuh keyakinan.
Bukti yang dimaksud adalah dugaan tindakan Doktif yang secara sengaja menampilkan nomor telepon pribadi milik Shella Saukia.
Informasi sensitif tersebut diduga dipajang secara terbuka pada foto profil aplikasi WhatsApp milik terlapor.
Baca Juga: Shella Saukia Debut di Garis Poetih Raya Collection 2026, Ressa Rossano Jadi Model
Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP).
Rafi menjelaskan, kliennya mengalami kerugian moril akibat tersebarnya nomor kontak tersebut ke khalayak luas.
“Dalam kasus ini, Doktif memamerkan nomor telpon Ibu Shella di foto profil WhatsApp,” tutur Rafi saat menjelaskan poin pelanggaran tersebut.
Akibat aksi tersebut, Shella Saukia mengaku terganggu karena ponselnya mendadak dibanjiri pesan dan panggilan dari banyak orang asing.
“Membuat klien kami di WhatsApp banyak orang,” ungkap sang pengacara mengenai dampak buruk yang diterima kliennya.
Dengan meningkatnya status laporan ini, pihak Shella Saukia berharap polisi segera melakukan serangkaian prosedur hukum lanjutan.
Berita Terkait
-
Doktif Puas dr Richard Lee Ditahan: Akhirnya Kebenaran Terungkap
-
Shella Saukia Debut di Garis Poetih Raya Collection 2026, Ressa Rossano Jadi Model
-
Diceraikan Suami Usai Lulus P3K, Melda Safitri Kini Dihadiahi Crazy Rich Shella Saukia Uang Segepok
-
Doktif Pakai Busana Ini di Sidang Nikita Mirzani, Rancangannya Diduga Dijiplak Shella Saukia
-
Saksi Mata Ungkap Kejadian Mencekam yang Menimpa Dokter Detektif dan Shella Saukia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur