Suara.com - Suami Anisa Rahma, Anandito Dwis tampak sedih ketika menceritakan masa ketika sang istri belum hamil. Anandito mengingat bagaimana dia dan Anisa harus berjuang usai dua kali gagal melakukan program bayi tabung.
"Tahu dapatnya dobel mungkin karena usahanya juga dobel. Karena sudah usaha jadi Allah kasih, jadi usaha keduanya ya harus lebih baik lagi ya (sambil menahan tangis)," kata Dito, ditemui di kawasan Tangerang, Minggu (22/5/2022).
Anandito Dwis pun akhirnya menangis usai mendengar Anisa Rahma amat bersyukur kini hamil anak kembar. Sebab, ia merupakan saksi hidup betapa sang istri kuat dan sabar menjalani cobaan ini.
"Aku sih saksinya, bahwa Anisa ini usahanya dobel. Dobel ketika Anisa udah berusaha normal alami nggak berhasil terus keduanya mencoba bayi tabung," ujar Dito menangis.
Anisa Rahma pun sudah tak kuasa menahan haru. Mantan personel Cherrybelle itu pun masih tak menyangka bisa hamil saat ini.
"Di lubang (saluran telur) tuba fallopinya, jadi masuknya sperma ke rahim tuh tersumbat. Kalau dilakukan secara alami akan sangat sulit sekali, dua kali gagal juga bayi tabung, kemarin sempat disarankan lagi, alhamdulillah tahun 2022 ya," kata Anisa Rahma menimpali.
Tak dipungkiri, Anisa Rahma dan Anandito Dwis sempat terpuruk empat tahun tak kunjung dianugerahi momongan.
"Awalnya kami pilihannya agak berat ya untuk pasangan muda yang baru nikah. Selama ini kami enggak pernah menunda, enggak pernah milih memiliki buah hati cepat atau lambat, tapi saat itu cukup beratnya itu kami dengar kabar enggak bisa memiliki anak secara normal," tutur Dito.
Sebagai informasi, Anisa Rahma resmi menikah dengan Anandito Dwis pada 16 September 2018. Mereka pertama menjalani IVF atau bayi tabung pada 2018 dan dilanjutkan 2019. Namun, dua-duanya gagal.
Baca Juga: Langsung Menangis, Anisa Rahma Ceritakan Momen Haru Saat Tahu Hamil Anak Kembar
Kemudian, langkah terakhir pasangan ini memilih melakukan program kehamilan di Pusat Fertilitas Bocah Indonesia (PFBI). Dalam pemeriksaannya, Anisa Rahma dikatakan memiliki kualitas embrio yang rendah, kedua saluran tuba tersumbat, dan ada polip di rahim.
Berita Terkait
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
-
6 Cara Aman Usir Lalat Tanpa Pakai Lilin, Praktis dan Minim Risiko
-
Ribuan Al-Qur'an Masih Utuh, Begini Kronologi Rumah Anisa Rahma Kebakaran
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga