- Anisa Rahma dan Anandito Dwis menjalani pemeriksaan saksi di Polda Metro Jaya pada Jumat, 12 Juni 2026.
- Pasangan tersebut memberikan klarifikasi terkait kontrak kerja sama tahun 2023 dengan pihak Hanania Travel secara kooperatif.
- Mereka membantah keuntungan sepihak dengan mengungkap pengeluaran pribadi sebesar Rp100 juta untuk biaya umrah lima anggota keluarga.
Suara.com - Pasangan artis Anisa Rahma dan Anandito Dwis merampungkan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan penipuan umrah Hanania Travel di Polda Metro Jaya pada Jumat (12/6/2026).
Selama empat jam pemeriksaan, pasangan ini tidak hanya meluruskan isu penerimaan "uang saku" tambahan, tetapi juga mengungkap fakta bahwa mereka justru merogoh kocek pribadi hingga Rp100 juta.
Didampingi kuasa hukumnya, Verdy F Bratakusumah, Anisa dan Anandito bersikap kooperatif selama proses BAP.
Anisa mendapat 32 pertanyaan, sedangkan Anandito menjawab 31 pertanyaan penyidik terkait kontrak kerja sama dengan Hanania Travel pada tahun 2023 lalu.
Salah satu poin krusial dalam pemeriksaan ini adalah klarifikasi mengenai aliran "uang saku" yang kerap diterima oleh figur publik promotor dari pemilik travel.
Saat dikonfirmasi mengenai apakah ada uang saku yang mereka terima dan telah dikembalikan ke penyidik, Anandito memberikan jawaban kooperatif.
"Ya, sudah, sudah disampaikan, nanti pun bisa ditanyakan ke tim penyidik juga dan kita pun sudah berdiskusi dengan kuasa hukum kami dan juga tim penyidik bagaimana baiknya," kata Anandito bersama Anisa usai pemeriksaan.
"Dan kami pun sudah bersikap sebagaimana seharusnya, jadinya pun kita kooperatif lah ya," ujarnya menyambung.
Dia menegaskan seluruh bukti kontrak, invoice, dan dokumen kewajiban kerja sama telah diserahkan secara transparan kepada polisi untuk mempermudah proses penyidikan.
Baca Juga: Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel
Menariknya, meskipun status perjalanan umrah mereka berlabel endorsement, pasangan ini tidak sepenuhnya pergi secara cuma-cuma.
Pihak Hanania memang memberikan jatah umrah barter konten untuk dua orang. Namun, untuk memboyong lima orang anggota keluarga lainnya, mereka tetap membayar penuh menggunakan uang pribadi.
"Kami membawa atau mengajak dengan biaya kami sendiri dengan lima keluarga, ada anak-anak, anak kami juga. Dan itu pun menggunakan biaya kami sendiri, totalnya mungkin sekitar Rp100 juta," imbuh Anandito.
"Jadi kami tidak hanya kerja sama endorse, tapi kami justru membawa jemaah dari keluarga kami sendiri dan membayar semuanya," imbuhnya.
Anisa Rahma sendiri mengaku sangat terkejut dengan kasus hukum yang menimpa Hanania Group.
Sebelum menerima pekerjaan tersebut, tim manajemen mereka telah melakukan riset mendalam terkait legalitas dan rekam jejak travel yang kala itu dinilai sangat baik tanpa adanya keluhan dari jemaah.
"Tentunya kaget banget, enggak nyangka juga karena pada saat kerja sama dengan kita itu memang tidak ada sama sekali isu-isu seperti sekarang ini," tutur Anisa Rahma.
Mantan personel Cherrybelle ini berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus penipuan massal ini agar ratusan jemaah yang gagal berangkat segera mendapatkan haknya kembali.
Tag
Berita Terkait
-
Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel
-
Penyidikan Kasus Hanania Travel Terus Berjalan, Anwar BAB Kembalikan Uang Saku Rp30 Juta
-
Terseret Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Kami Bayar Rp958 Juta!
-
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Paula Verhoeven: Saya Cuma Talent Program Rumpi
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim