Suara.com - Jarang terlihat di televisi, Pongki Barata rupanya tengah mempersiapkan sebuah karya musik terbaru. Mantan vokalis band Jiskustik itu siap merilis album baru berjudul POP.
Sebelum merilis album, Pongki Barata memilih merilis single terbaru sebagai pemanasan. Lagu tersebut berjudul "Aku Peluk Kamu".
Lewat karya terbarunya ini, Pongki Barata ingin menunjukkan bahwa ia adalah musisi yang penuh dengan kreatif dan tak menoton.
Berbeda dari lagu-lagunya selama ini, di lagu "Aku Peluk Kamu" Pongki Barata ingin memperkenalkan genre musik synth pop. Synth pop sendiri merupakan genre musik yang sudah muncul sejak era 1970 hingga 1980-an. Namun genre ini kembali ditampilkan beberapa musisi, baik nasional maupun internasional.
Semua berangkat dari ide untuk membuat album yang full synthesizer, di mana musik dimainkan tanpa instrument gitar sama sekali yang memang selama ini menjadi ciri khas Pongki.
"Synth pop mengambil nuansa pop disco 80's yang tercermin dari sound sound synthesizer yang digunakan," ujar Pongki Barata.
Lagu ini sudah direncanakan digarap sejak beberapa tahun lalu. Namun baru terealisasikan di 2022 ini. Pongki Barata mengaku tak menemui kesulitan dalam memproduksi lagu "Aku Peluk Kamu". Suami Sovie Navita ini hanya membutuhkan waktu sekitar tiga minggu.
"Pokoknya goalsnya adalah membuat karya yang diluar kebiasaan dan dapat memperlebar pendengar baru dengan genre synth pop ini," ucap Pongki Barata.
Dalam proses penggarapan lagu, Pongky Barata dibantu Tommy Widodo sebagai produser. Lagu ini pun dikerjakan di dua kota yang berbeda, Bali dan Solo, Jawa Tengah. Seperti diketahui, saat ini Pongki menetap di pulau Dewata, Bali bersama keluarganya.
Baca Juga: 6 Musisi Asli Jogja Nyaris Tanpa Sensasi, Ada yang Go International!
Untuk lagu terbarunya ini, Pongki Barata bekerjasama dengan label Multimas Production. Sebagai label baru, Multimas Production memiliki visi dan misi untuk menyuguhkan musik yang berkarakter. Tentunya sebuah musik yang inovatif untuk menciptakan trend baru di kalangan pendengar musik di Indonesia.
"Tentunya karena Pongki Barata memiliki materi-materi lagu yang fresh yang berbeda dari kebanyakan musik yang sudah beredar saat ini," ujar Chris Charles selaku Founder dari Multimas Production.
Berita Terkait
-
Bosan Pop Cinta-cintaan, Pongki Barata Rilis Album Rock 8090
-
Beda Pendidikan Ahmad Dhani Vs Pongki Barata: Ada yang Disentil Soal UU Hak Cipta
-
Ahmad Dhani Sentil Pongki Barata: Sisa-sisa Mental Inferior
-
Ulasan Buku Read, Life, Love : Menyimak Berbagai Kebijaksanaan Hidup
-
3 Proyek Musik, Satu Alter Ego: Pongki Barata Tunjukkan Wajah Berbeda dalam Berkarya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat
-
The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?
-
Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja
-
Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
-
Sword of Justice Rilis Season 1.3.1 ke Game, Update PVE Raid Baru hingga Hadiah Eksklusif
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga
-
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama