Suara.com - Tamara Bleszynski kali ini harus berurusan dengan ranah hukum. Laporan dirinya atas penggelapan aset ke Polda Jawa Barat yang dilaporkannya pada tanggal 6 Desember 2021 kemarin akhirnya membuat Tamara harus buka suara di publik. Kronologi kasus warisan ayah Tamara Bleszynski ini awalnya berawal ketika Tamara yang memang mewarisi saham sebuah hotel bernama Hotel Bukit Indah Puncak milik ayahnya sejak tahun 2001, tepat setelah ayahnya meninggal dunia.
Tamara yang saat itu masih dirundung kesedihan usai ditinggal sang ayah mengaku tak mau terlalu ikut campur atas urusan warisan berupa saham hotel tersebut. Namun, lambat laun setelah 19 tahun berlalu, Tamara pun mulai curiga dengan pihak pengelola hotel tersebut karena tidak ada sama sekali komunikasi dengannya. Bahkan, Tamara pun mengetahui sendiri bahwa hotel tersebut menjadi jaminan utang dari pengelola hotel tersebut pada tahun 2020 lalu.
Melihat ada hal yang tidak beres, Tamara pun menelusuri tentang kondisi pengelolaan hotel tersebut. Tamara juga mengaku dirinya sudah berusaha yang terbaik untuk bisa berkomunikasi secara kekeluargaan, namun pihak pengelola tidak kooperatif sehingga membuatnya menempuh jalur hukum.
Ia pun melaporkan kasus ini kepada Polda Jawa Barat untuk diusut lebih lanjut demi mendapatkan keadilan karena dirinya juga merupakan ahli waris dari saham hotel tersebut. Diungkap oleh sang pengacara, Djohannsyah bahwa Tamara pun tidak pernah dilibatkan sama sekali dalam RUPS sebagai pemegang saham hotel tersebut.
Tamara pun juga mengungkap bahwa dirinya bersedih karena selama ini sudah mempercayai pengelola hotel tersebut sejak hotel itu dibangun tahun 1970-an. Hotel tersebut pun sempat terbakar pada tahun 2016 dan membuat Tamara memilih untuk tidak berkunjung ke hotel tersebut dalam waktu yang lama karena masih terpukul atas kepergian sang ayah.
Hingga kini, pihak Tamara dan kuasa hukumnya pun masih berjuang untuk bisa mendapatkan keadilan lewat meja hukum. Diketahui, ada 3 orang pengelola hotel yang dilaporkan oleh Tamara dan akan segera ditangani oleh pihak kepolisian Polda Jawa Barat.
Kesedihan Tamara atas musibah yang menimpanya pun diungkap lewat instagram pribadinya @tamarableszynskiofficial.
"Tidak mudah bagiku untk mengungkapkan kesedihan mendalamku di depan teman-teman media. Ku selalu berusaha tegar. Tapi mohon maaf, air mataku mengalir dengan sewajarnya, ketika ada yang bertanya tentang ayahku.
Ku tau..hubunganku dgn media…sebelumnya tdk lah erat. Tapi, hari Ini…aku merasa erat…hari ini, aku merasa aku punya ruang utk didengar..ruang utk di mengerti. Aku merasa telah diberi ruang bukan hanya sebagai objek…tapi sebagai manusia. Terima kasih utk semua teman2 media yg telah hadir hari ini. Hidup adalah utk belajar…terima kasih sdh mengajarkanku utk melepaskan traumaku terhadap media. Terima kasih @djohansyah_ and partners." tulis Tamara sambil mengucapkan terima kasih kepada tim kuasa hukumnya.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Tamara Bleszynski Merasa Miris, Hotel Peninggalan Ayahnya Dijadikan sebagai Jaminan Utang oleh Pengelola
-
5 Fakta Kasus Aset Ayah Tamara Bleszynski Digelapkan: 19 Tahun Tak Pernah Diundang RUPS
-
Warisan Sang Ayah Dijadikan Jaminan Utang, Tamara Bleszynski: Ini Keterlaluan, Saya Ingin Keadilan!
-
Banyak Kenangan Manis, Tamara Bleszynski Murka Hotel Ayahnya Dijadikan Jaminan Utang
-
Kasus Penggelapan Aset, Tamara Bleszynski Sebut Hotel Warisan Ayah Dijadikan Jaminan Utang: Tidak Manusiawi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry
-
Michelle Ashley Anak Pinkan Mambo Tutupi Pekerjaannya, Bikin Publik Berpikir Macam-Macam
-
Mawa Mengaku Kenakan Baju Akad saat Cerai, Insanul Fahmi: Itu Cuma Baju Putih Biasa
-
Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais
-
Polisi Temukan Unsur Pidana di Kasus Zina, Insanul Fahmi Makin Ngotot Mau Damai dengan Istri Sah
-
Harta Kekayaan Fahmi Adam Ketua DPRD Termuda, Pantas Dijuluki Tuan Tanah di Gowa
-
Sinopsis Film 'Hope', Thriller Sci-Fi Zo In Sung yang Tembus Kompetisi Cannes 2026
-
Biar Asyik Nonton Film Ozora di Netflix, Coba Simak Dulu Fakta-faktanya